BANDA ACEH — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem melakukan reposisi pada struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Aceh. Dalam perubahan ini, Yunardi Natsir resmi ditetapkan sebagai Sekretaris DPW Partai NasDem Aceh, menggantikan posisi Heri Julius.
Selain posisi sekretaris, perombakan juga terjadi pada posisi bendahara. Muhammad Furqan Firmandez, B.Am kini ditetapkan sebagai Bendahara DPW Partai NasDem Aceh yang baru.
Poin Penting Perubahan Struktur
Penyegaran dan Konsolidasi: Sekretaris DPW Partai NasDem Aceh, Yunardi Natsir, menjelaskan bahwa reposisi ini merupakan bentuk penyegaran serta amanah dari DPP untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi.
Penyesuaian Pasca-Pemilu: Perubahan dilakukan karena sejumlah pengurus sebelumnya ikut sebagai calon legislatif dan kini sudah tidak lagi aktif di kepengurusan. Langkah ini juga diisi oleh kader-kader baru dari kalangan anak muda yang cerdas.
Penguatan Ideologi dan Peran Legislatif: Penyegaran struktur diarahkan untuk memastikan ideologi perubahan tetap berjalan, khususnya melalui kerja politik kader di parlemen baik di tingkat provinsi (DPRA) maupun kabupaten/kota.
Fokus pada Isu Publik: Yunardi menegaskan dirinya mendapat penugasan khusus dari DPP agar setiap persoalan publik mendapat pengawalan dan dukungan politik secara maksimal melalui kader di lembaga legislatif, terutama pada bidang anggaran, ekonomi, sosial, dan politik.
Bantahan Isu Miring: Yunardi menegaskan bahwa reposisi ini sama sekali tidak berkaitan dengan isu yang sedang beredar. Pembahasan terkait perubahan struktur internal tersebut bahkan sudah dilakukan sejak tiga bulan lalu.
Secara keseluruhan, reposisi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur dan konsolidasi internal Partai NasDem Aceh dalam menghadapi berbagai agenda politik di masa mendatang.
Penulis: Nazarullah
Editor: Dahlan









