Home / Ekbis

Selasa, 29 September 2026 - 10:14 WIB

Potensi Investasi Pertambangan di Aceh: Guru Besar USK Tekankan Pentingnya Good Corporate Governance dan Nilai Tambah

REDAKSI

Guru Besar Universitas Syiah Kuala USK Prof Mukhlis Yunus sebut investasi pertambangan yang masuk ke Aceh dapat gerakkan aktivitas ekonomi di sekitar wilayah tambang.

Guru Besar Universitas Syiah Kuala USK Prof Mukhlis Yunus sebut investasi pertambangan yang masuk ke Aceh dapat gerakkan aktivitas ekonomi di sekitar wilayah tambang.

BANDA ACEH — Guru Besar Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Mukhlis Yunus, menyebutkan investasi pertambangan yang masuk ke Aceh dapat menggerakkan aktivitas ekonomi di sekitar wilayah tambang. Namun, pengelolaannya memerlukan prinsip Good Corporate Governance (GCG) untuk mengarahkan dan mengendalikan perusahaan secara transparan, adil, dan akuntabel.

“Manfaat investasi juga dapat diperluas melalui pembangunan infrastruktur. Jalan, jembatan, fasilitas pengolahan, maupun sarana pendukung lainnya yang dibangun untuk menunjang kegiatan perusahaan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat apabila dirancang dengan memperhatikan kebutuhan wilayah sekitar,” ucap Mukhlis, Senin, 28 September 2026.

Baca Juga :  BPMA Percepat Legalisasi Sumur Minyak Masyarakat di Bireuen dan Aceh Timur

Transfer Teknologi dan Pengembangan SDM

Menurutnya dari sisi sumber daya manusia, investasi pertambangan dapat menjadi sarana transfer teknologi dan pengetahuan. Perusahaan dapat membawa teknologi, metode produksi, serta sistem kerja baru yang meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal melalui pelatihan dan pengalaman kerja.

Baca Juga :  BSI Aceh Tetap Beroperasi pada Libur Panjang Idul Fitri 1447 H, 22 Outlet Siap Layani Nasabah pada tanggal 18, 19, 23, dan 24 Maret 2026

Peningkatan Nilai Tambah dan Industri Turunan

Nilai tambah menjadi aspek penting dalam pengembangan investasi pertambangan di Aceh. Pengolahan hasil tambang di daerah sebelum dipasarkan juga dapat meningkatkan nilai ekonomi komoditas dibandingkan jika hanya dijual dalam bentuk bahan mentah.

Baca Juga :  Aceh Besar Tertarik Kembangkan Kacang Koro Pedang

“Pengembangan industri pengolahan juga berpotensi menciptakan mata rantai ekonomi baru, mulai dari kebutuhan tenaga kerja, jasa pendukung, hingga tumbuhnya usaha di sekitar kawasan industri. Dengan demikian, manfaat investasi tidak hanya berasal dari aktivitas penambangan, tetapi juga dari proses pengolahan dan industri turunannya,” ucapnya.

Penulis : Hidayat. S

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekbis

Potensi dan Tantangan Bank Aceh Pasca Menyandang Status Bank Devisa

Ekbis

Jelang Idul Adha, Pedagang Pasar Mini Gampong Leu Ue Dapat Suntikan Modal Usaha dari BUMDesma Darul Imarah

Ekbis

Perkuat Literasi Ekonomi Syariah, BSI Region Aceh Gelar Media Gathering

Ekbis

Lhokseumawe Terpilih Sebagai Lokasi Pembangunan ORF untuk Migas, Wali Kota Harapkan Manfaat Bagi Masyarakat Lokal

Berita

Dampak Rencana Kebijakan Ekspor Satu Pintu BUMN, Harga TBS Sawit di Aceh Anjlok

Ekbis

BSI Aceh Kuncurkan KUR 2024 Capai 3,98 Triliun, Melebihi Target

Ekbis

Pangdam IM Apresiasi Penanaman Jagung Perdana Kompi Produksi Kodim 0117/Aceh Tamiang

Ekbis

Bayang-Bayang Sentimen Global Masih Menerpa, Rupiah Pagi Ini Tertahan di Level Rp18.000-an