ACEH BARAT – Sebanyak 562 peserta yang berlaga dalam 8 cabang perlombaan pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-38 tingkat Kabupaten Aceh Barat terus menunjukkan kemampuan terbaiknya demi meraih gelar juara. Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh Barat menjadwalkan rangkaian agenda ini berlangsung selama empat hari berturut-turut sejak malam pembukaan.
Kepala DSI Aceh Barat, Husensah, menjelaskan bahwa kedelapan cabang yang dimusabaqahkan meliputi:
* Tilawatil Quran
* Qiraat Quran
* Hifdzil Quran
* Tafsir Quran
* Fahmil Quran
* Syarhil Quran
* Khattil Quran
* Karya Tulis Ilmiah Quran (KTI Quran)
Guna mengejar target penyelesaian kegiatan dalam durasi empat hari, perlombaan disebar di beberapa titik lokasi.
“Kegiatan bukan hanya dipusatkan di satu tempat, karena target kita 4 hari, mulai dari tanggal 16 malam sampai tanggal 19 malam. Jadi lokasinya tersebar di Masjid Agung Tilawah, Masjid Suak Ribee, Masjid Nurul Huda, Masjid Baiturrahim, Masjid Nurul Falah, dan MAN 1 Aceh Barat,” ungkap Husen, Minggu (18/10/2026).
Husen menambahkan, setiap cabang perlombaan dinilai oleh dewan hakim masing-masing. Bahkan, pihak penyelenggara mendatangkan dewan hakim dari tingkat provinsi untuk memastikan penilaian kualitas peserta berlangsung secara maksimal dan objektif.
Melalui penyelenggaraan MTQ tingkat kabupaten ini, Husensah berharap output utamanya adalah kembali menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Quran sebagai pedoman hidup, sekaligus membiasakan tradisi membaca Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita berharap membaca Al-Quran menjadi hal yang selalu diterapkan oleh kalangan muda-mudi. Jangan sampai ada putra-putri Aceh Barat yang tidak bisa mengaji,” tegasnya.
Penulis: Nazarullah
Editor: Dahlan









