Home / Daerah

Selasa, 3 November 2026 - 23:12 WIB

HRD Perjuangkan Perbaikan Irigasi Jamuan untuk Dukung Pertanian Aceh Utara

REDAKSI

HRD bersama Wakil Bupati Aceh Utara dan Kadis PUPR Aceh Utara meninjau kondisi Daerah Irigasi Jamuan di Kecamatan Sawang, Selasa (3/11/2026). Foto: Dok. NA 

HRD bersama Wakil Bupati Aceh Utara dan Kadis PUPR Aceh Utara meninjau kondisi Daerah Irigasi Jamuan di Kecamatan Sawang, Selasa (3/11/2026). Foto: Dok. NA 

ACEH UTARA – Perbaikan infrastruktur irigasi menjadi salah satu perhatian dalam upaya pemulihan sektor pertanian pascabencana di Kabupaten Aceh Utara. Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Ruslan M. Daud (HRD), meninjau langsung kondisi Daerah Irigasi (D.I) Jamuan di Kecamatan Sawang, Selasa (3/11/2026).

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari kunjungan kerja reses HRD untuk melihat kondisi infrastruktur sumber daya air yang terdampak banjir dan longsor sekaligus menyerap kebutuhan masyarakat terhadap penanganan jaringan irigasi.

Baca Juga :  Jadikan Kota yang Nyaman, Pemkab Aceh Barat Mulai Revitalisasi Pedestrian dan Renovasi Tugu Pelor Meulaboh

Dalam agenda tersebut, HRD didampingi Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Utara Muhammad Ja’far, jajaran Muspika, serta pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I.

HRD menyampaikan bahwa perbaikan jaringan irigasi merupakan kebutuhan mendesak karena berkaitan langsung dengan ketersediaan air bagi lahan pertanian masyarakat. Infrastruktur yang mengalami kerusakan perlu segera ditangani agar aktivitas pertanian tidak terganggu.

“Kita ingin memastikan aspirasi masyarakat terkait pengendalian banjir dan perbaikan irigasi ini masuk dalam program prioritas Kementerian PUPR,” ujar HRD.

Baca Juga :  Ada Dukungan Pemodal di Balik Masih Adanya Petani Ganja di Aceh

Ia berharap penanganan D.I Jamuan dapat memperoleh perhatian Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. Dukungan pemerintah pusat diperlukan agar rehabilitasi jaringan irigasi dapat dilaksanakan sesuai kebutuhan teknis di lapangan.

Keberadaan jaringan irigasi yang berfungsi dengan baik sangat penting bagi petani, terutama untuk menjamin ketersediaan pasokan air pada lahan persawahan. Karena itu, pemulihan infrastruktur tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan produksi pertanian masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Perkuat Pelayanan Informasi Publik Lewat Pemanfaatan Data Kependudukan

Sementara itu, Kadis PUPR Aceh Utara Muhammad Ja’far diharapkan mengawal koordinasi teknis dan administrasi dengan BWS Sumatera I serta pemerintah pusat agar usulan perbaikan jaringan irigasi memperoleh tindak lanjut.

Peninjauan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong percepatan rehabilitasi D.I Jamuan. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara juga diharapkan terus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait sehingga kebutuhan pengairan lahan pertanian masyarakat dapat terpenuhi dan sektor pertanian kembali berjalan optimal pascabencana.

Penulis: Muhammad Afdha

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Aceh Besar Siapkan 200 Hektare Lahan Jagung di Kuta Cot Glie

Daerah

Kebersamaan Polri dengan Ojol, Shalat Ghaib, Konvoi Hingga Penggalangan Dana

Daerah

Arus Balik dan Wisatawan Padati Pelabuhan Ulee Lheue Pasca Lebaran Idul Fitri 1447 H

Daerah

Prajurit Kodam Iskandar Muda Bersihkan Area Pasar Kuala Simpang, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasca Banjir

Daerah

Jum’at berkah, Kodam Iskandar Muda bagikan 197 Paket Makan gratis bagi Warga

Daerah

Lansia di Rukoh Ditemukan Meninggal, Polisi Lidik Sebab Kematiannya

Daerah

Korban Longsor Aceh Tengah Ditemukan, Total Korban Meninggal Capai 561 Orang

Daerah

Kajati Aceh Lantik Rajendra Dharmalinga Wiritanaya Jadi Kajari Pidie