Home / Ekbis

Jumat, 10 Januari 2025 - 12:47 WIB

Rekor Tertinggi, BI Ungkap Ekonomi Aceh Tumbuh Signifikan pada 2024, 5 Faktor Ini Penyumbangnya

REDAKSI

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Aceh, Rony Widijarto P (tengah), mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Aceh mencatat capaian yang menggembirakan pada triwulan ketiga tahun 2024 yakni mencapai 5,17 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Aceh, Rony Widijarto P (tengah), mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Aceh mencatat capaian yang menggembirakan pada triwulan ketiga tahun 2024 yakni mencapai 5,17 persen.

Banda Aceh – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Rony Widijarto, mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Aceh mencatat capaian yang menggembirakan pada triwulan ketiga tahun 2024 yakni mencapai 5,17 persen. Angka tersebut tumbuh di atas rata-rata nasional maupun se-Sumatera.

Capaian rekor tertinggi pertumbuhan ekonomi Aceh tersebut diungkap oleh Rony dalam kegiatan Bincang Bersama Media (BBM) di Banda Aceh, Rabu (08/01/2025).

“Untuk pembangunan ekonomi Aceh di triwulan III itu tumbuhnya memang sangat tinggi untuk level pembangunan di Aceh ya, 5,17 persen,” ujar Rony.

Menurutnya, pencapaian ini didorong oleh lima faktor penyumbangnya yang meliputi pertama penyelenggaraan PON (Pekan Olahraga Nasional) yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara, kedua belanja pemerintah, ketiga sektor akomodasi, keempat makanan dan minuman hingga industri pengolahan.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Kembali Fungsikan Rumah Potong Hewan Lambaro

Diantara kelima faktor penyumbang tersebut, event PON yang memiliki pengaruh besar disusul belanja pemerintah jelang PILKADA.

“Pertumbuhan signifikan di triwulan tersebut didorong oleh beberapa faktor, termasuk belanja pemerintah, itu juga semua Provinsi ada momen Pilkada, tapi khusus di Aceh dan juga Sumatera Utara adalah adanya event penyelenggaraan PON. Dengan event nasional tersebut, itu pertumbuhannya mengalami pertumbuhan yang tertinggi yang pernah dicapai oleh Aceh,” sambungnya.

Pada triwulan ketiga tahun 2024, sektor yang selama ini tidak terlalu berkontribusi juga ikut terlihat.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Aceh tidak hanya bertumpu pada sektor pertanian yang selama ini menjadi pendorong utama, melainkan sektor-sektor lain seperti akomodasi, makanan minuman, transportasi dan industri pengolahan mulai memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Heboh Kasus Minyakita, Anggota DPRA Minta Pemerintah Aceh Sidak Pasar

Kenaikan signifikan pertumbuhan ekonomi daerah pada triwulan ketiga 2024 itu juga menandakan tren positif dibanding tahun 2023 lalu.

Menariknya, meskipun pada satu itu Aceh tengah berlangsung event PON, inflasi tetap terjaga.

“Tapi yang menarik pada saat event PON, itu juga inflasi Aceh terkendali di level sasar, bahkan di batas bawah,” sambungnya.

Mendapati pertumbuhan ekonomi daerah yang cukup baik di Aceh, Rony optimis dengan menyambut momentum tahun 2025, faktor pendorong ekonomi Aceh juga terus menguat dan diprediksi pada 2025 juga ekonomi Aceh akan tumbuh positif.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Dukung Iklim Usaha, Terima Pengurus Kadin

Maka dari itu, diharapkan Aceh dapat memperbanyak event-event yang dapat memberikan penyumbang petumbuhan ekonomi.

Begitu juga dengan sektor pariwisata diharapkan mampu memberikan kontibusinya disamping mungkin adanya tantangan lain.

Begitu pula dengan adanya program pemerintah, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) diharapkan dapat memberikan peluang bagi UMKM, terutama di sektor pengolahan pangan sehingga meningkatkan nilai tambah UMKM dan berkontribusi terhadap perekonomian Aceh.

“Melalui mendukung program-program pemerintah, tentunya kesempatan UMKM di sektor pengolahan pertanian, khususnya pangan, ini bisa meningkatkan kontribusinya dan insya Allah nanti akan bisa mendukung untuk sebagai penggerak ekonomi di 2025 nanti,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Ekbis

Strategi Transformasi dan Optimalisasi Operational Excellence, Bawa Solusi Bangun Indonesia Bukukan Laba Rp659 Miliar di Tengah Tekanan Industri

Ekbis

PT Pema Berikan Dana Binaan untuk Dua UMKM Terbaik

Ekbis

Harga Emas di Lhokseumawe Naik Rp 51.000 Per Mayam, Transaksi Didominasi Warga yang Menjual

Daerah

Kedepankan Komunikasi dan Kemitraan yang Erat dengan Media Massa, PT Solusi Bangun Andalas Raih Dua Penghargaan dari Serikat Perusahaan Pers Indonesia

Ekbis

Pasca Lebaran, Harga Emas di Banda Aceh Anjlok ke Rp8,1 Juta per Mayam

Ekbis

Aceh Economic Updates 2025: Peluang di Tengah Tantangan

Ekbis

Heboh Kasus Minyakita, Anggota DPRA Minta Pemerintah Aceh Sidak Pasar

Ekbis

BSI Raih Sertifikasi ISO Global 27701:2019 Untuk Etika Digital dan Pelindungan Data Nasabah