Home / Daerah

Minggu, 18 Januari 2026 - 08:40 WIB

BNPB: 90 Persen Jalan Utama Aceh Tamiang Bersih dari Lumpur Banjir

REDAKSI

Petugas gabungan membersihkan lumpur dan material sisa banjir di salah satu ruas jalan utama di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (17/1/2026). BNPB menyebut 90 persen jalan utama telah kembali bersih.

Petugas gabungan membersihkan lumpur dan material sisa banjir di salah satu ruas jalan utama di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (17/1/2026). BNPB menyebut 90 persen jalan utama telah kembali bersih.

Aceh Tamiang – Proses pemulihan pascabanjir di Kabupaten Aceh Tamiang terus menunjukkan perkembangan signifikan. Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mengklaim sekitar 90 persen jalan utama di wilayah tersebut telah berhasil dibersihkan dari lumpur sisa banjir hingga Sabtu (17/1/2026).

Koordinator Penanggulangan Bencana BNPB di Aceh Tamiang, Brigjen TNI Mochammad Arif Hidayat, mengatakan pembersihan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Menurutnya, tim gabungan terus bekerja secara intensif di sejumlah titik terdampak.

“Alhamdulillah, hingga hari ini sekitar 90 persen jalan utama sudah bersih dari lumpur. Kami optimistis dalam sepekan ke depan seluruh ruas jalan di Aceh Tamiang dapat kembali bersih dan berfungsi normal,” ujar Arif.

Baca Juga :  Krue Seumangat, Pengurus IWATAN Banda Aceh Dikukuhkan 

Selain fokus pada pembersihan jalan, BNPB bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan relawan juga menuntaskan penanganan tumpukan kayu yang sebelumnya viral di Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, Aceh Tamiang. Tumpukan kayu sisa banjir tersebut kini telah dibersihkan sepenuhnya.

“Untuk kayu-kayu di Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, proses pembersihan sudah mencapai 100 persen. Kayu dikeluarkan dan ditumpuk di luar area pesantren, sementara sebagian lainnya digeser dan dimanfaatkan sebagai tanggul sementara,” jelasnya.

Penanganan material kayu juga dilakukan di kawasan Kota Lintang Bawah. Kayu-kayu gelondongan yang terbawa arus banjir disusun dan dirapikan agar tidak mengganggu aktivitas warga maupun arus lalu lintas. Selanjutnya, kayu tersebut akan dimanfaatkan oleh pemerintah daerah sesuai kebutuhan.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Dampingi Fadli Zon Saat Kuliah Umum di ISBI Aceh

Arif menambahkan, proses pembersihan di sejumlah desa terdampak lain juga terus berjalan. Di Desa Suka Jadi dan Karang Baru, tim gabungan telah mulai melakukan pembersihan lumpur dan material banjir, dengan progres yang dinilai cukup baik.

“Pembersihan di Desa Suka Jadi dan Karang Baru sudah berjalan dan menunjukkan perkembangan yang positif. Kami terus memaksimalkan alat berat dan personel yang ada,” katanya.

Terkait lumpur yang masih mengendap di rumah-rumah warga, Arif menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat. Lumpur dari dalam rumah diharapkan dapat dikeluarkan dan ditumpuk di pinggir jalan agar mudah diangkut oleh tim gabungan.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Verifikasi Penerima Rumah Layak Huni di Aceh Jaya

“Kami mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif. Lumpur dari rumah-rumah warga bisa dikeluarkan ke pinggir jalan, nanti akan kami angkut bersama-sama,” ujarnya.

Upaya pembersihan ini merupakan bagian dari fase transisi menuju rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir di Aceh Tamiang. BNPB menegaskan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Dengan berangsur pulihnya akses jalan dan lingkungan permukiman, diharapkan roda perekonomian serta aktivitas sosial masyarakat Aceh Tamiang dapat segera kembali normal setelah diterpa bencana banjir.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Al-Farlaky Dialog Langsung dengan Demonstran, Pastikan Bantuan Banjir Sedang Berproses

Daerah

Dandim 0119/Bener Meriah Resmikan Jembatan Aramco, Akses Vital Warga Kembali Terhubung

Daerah

Mendagri dan Menteri Ekonomi Kreatif Tiba di Aceh, Disambut Kapolda dan Pejabat Daerah

Berita

Lagi, Kodam IM Terima Penyerahan Dua Pucuk Senjata Sisa Konflik Dari Masyarakat

Daerah

Wagub Fadhlullah dan Ketua TP-PKK Sambut Kedatangan Gubernur Kaltim di Aceh

Daerah

Kajati Aceh Lantik Rajendra Dharmalinga Wiritanaya Jadi Kajari Pidie

Daerah

Krisis Gas 3 Kg di Banda Aceh: Pangkalan Kosong, Pengecer Jual Mahal

Daerah

Kodim 0108/Agara dan Masyarakat terus Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Ds. Kumbang Jaya, Aceh Tenggara