Home / Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:31 WIB

Bobby Nasution Targetkan Pengungsi Banjir dan Longsor di Sumut Tak Lagi Tinggal di Tenda Saat Ramadhan

REDAKSI

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau penanganan korban banjir dan longsor, menargetkan seluruh pengungsi sudah menempati hunian layak sebelum Ramadhan. Jumat 6/2/2026.(Foto: Dok. Pemprov Sumut)

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau penanganan korban banjir dan longsor, menargetkan seluruh pengungsi sudah menempati hunian layak sebelum Ramadhan. Jumat 6/2/2026.(Foto: Dok. Pemprov Sumut)

Medan โ€“ Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh korban banjir dan longsor tidak lagi tinggal di tenda pengungsian saat memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menargetkan para pengungsi sudah menempati hunian yang layak, baik hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap), sebelum Ramadhan atau paling lambat sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi para korban bencana yang hingga kini masih bertahan di tenda-tenda darurat. Menurutnya, menjalani ibadah puasa membutuhkan kondisi fisik dan mental yang baik, serta lingkungan tempat tinggal yang manusiawi.

Baca Juga :  Taruna Akpol Latsitardanus di Aceh Tamiang Bersihkan Lumpur Pasar dan Santuni Korban Hanyut

โ€œTarget kita jelas, tidak boleh lagi ada masyarakat terdampak banjir dan longsor yang masih tinggal di tenda pengungsian saat Ramadhan. Mereka harus sudah berada di hunian yang lebih layak,โ€ ujar Bobby di Medan, Jumat (6/2/2026).

Untuk mewujudkan target tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan sejumlah langkah alternatif. Salah satunya adalah dengan menyewa hotel atau penginapan sebagai tempat tinggal sementara bagi para pengungsi, apabila pembangunan huntara dan huntap belum sepenuhnya rampung.

Baca Juga :  Himpun Dana Rp 55,5 Juta, PWI Aceh Santuni 111 Anak Yatim

โ€œKita tidak ingin alasan teknis menjadi penghambat. Kalau hunian sementara dan tetap belum selesai seluruhnya, pemerintah siap menyewa hotel agar masyarakat tidak lagi tinggal di tenda,โ€ tegasnya.

Bobby menekankan, langkah ini diambil demi menjaga martabat dan kenyamanan para korban bencana. Tinggal terlalu lama di tenda pengungsian dinilai tidak ideal, terlebih dalam jangka waktu panjang dan menjelang bulan ibadah.

Selain soal hunian, Pemprov Sumut juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota, serta instansi terkait, untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana. Mulai dari perbaikan infrastruktur, penyaluran bantuan logistik, hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Baca Juga :  KIP Banda Aceh Undang Tiga Paslon Lain pada Penetapan Illiza-Afdhal, tak Satu pun Hadir

โ€œKita ingin memastikan pemulihan berjalan menyeluruh. Bukan hanya rumahnya, tapi juga kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat bisa kembali normal,โ€ tambah Bobby.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemprov Sumut berharap para korban banjir dan longsor dapat menjalani ibadah puasa Ramadhan dengan lebih khusyuk, aman, dan nyaman, tanpa harus bergelut dengan kondisi darurat di tenda pengungsian.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Pengabdian Kepada Masyarakat, Satgas Yonif 112/DJ Dampingi Puskesmas Layani Kesehatan

Daerah

Mahasiswa STIK Polri Gelar Trauma Healing untuk Korban Banjir dan Longsor di Pidie Jaya

Daerah

Baksos dan Bakkes Hari Bhayangkara di Komplek Buddha Tzu Chi, Wakapolda Aceh Bagikan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat

Daerah

Pj Gubernur: Aceh terbuka dan beri karpet merah untuk investasi

Daerah

Personel TNI kebut Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Aceh Tenggara

Daerah

Mualem Resmikan Pengoperasian Pesawat dan Bandara PT PGE di Aceh Utara

Daerah

TNI kebut Pembangunan Jembatan Bailey Beutong Ateuh, Nagan Raya

Daerah

Marlina Muzakir Bersilaturahmi dengan Warga Aceh di Samarinda