LANGSA — Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa mencatat penerbitan sebanyak 1.015 paspor elektronik dan penanganan 84 berita acara pemeriksaan (BAP) terkait dokumen perjalanan sepanjang Agustus 2026.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa, Indra Sakti Suhermansyah, menyatakan bahwa capaian ini mencerminkan komitmen instansinya dalam mengoptimalkan pelayanan keimigrasian serta memperkuat fungsi pengawasan dan penegakan hukum.
“Pelayanan terus diarahkan agar semakin mudah diakses masyarakat, sementara fungsi pengawasan tetap diperkuat sesuai tugas dan kewenangan keimigrasian,” kata Indra pada Jumat (4/9/2026).
Rincian Pelayanan Paspor dan Inovasi Layanan
Dari total 1.015 paspor elektronik yang dikeluarkan, 678 di antaranya merupakan permohonan paspor baru dan 337 lainnya merupakan paspor penggantian.
Guna mempermudah masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja, Imigrasi Langsa menghadirkan inovasi LAPORISA (Layanan Paspor Hari Sabtu). Di samping itu, diterapkan pula layanan Ramah HAM untuk memberikan aksesibilitas yang lebih inklusif dan responsif bagi seluruh lapisan warga.
Izin Tinggal WNA dan Pengawasan Keimigrasian
Pada sektor pelayanan warga negara asing (WNA) selama Agustus 2026, tercatat pengurusan dua Izin Tinggal Kunjungan (ITK) dan dua Izin Tinggal Terbatas (ITAS). Sementara itu, untuk perpanjangan Visa on Arrival (VOA), perpanjangan ITAS, alih status ITK ke ITAS, alih status ITAS ke ITAP, perpanjangan ITAP, perpanjangan ITK, serta perlintasan TPI Laut tercatat nihil. Terdapat pula pendataan satu anak berkewarganegaraan ganda pada periode yang sama.
Di bidang intelijen dan penindakan, 84 BAP dokumen perjalanan yang diproses meliputi:
- Paspor rusak: 7 BAP
- Paspor hilang: 14 BAP
- Paspor rusak (keadaan kahar): 41 BAP
- Paspor hilang (keadaan kahar): 22 BAP
Adapun tindakan administratif seperti pendetensian, deportasi, pencekalan, penyerahan ke Rudenim, maupun proses pro justitia tidak tercatat adanya penindakan pada bulan tersebut.
Publikasi dan Realisasi Anggaran
Dalam penyebaran informasi publik, Imigrasi Langsa mengelola 42 publikasi di media sosial dan dua publikasi di media massa, sedangkan penerbitan melalui website resmi tercatat nihil.
Dari sektor keuangan, per Januari hingga Agustus 2026, Kantor Imigrasi Langsa mengelola total pagu anggaran sebesar Rp 10,746 miliar. Hingga akhir Agustus, penyerapan anggaran telah terealisasi sebesar Rp 8,322 miliar atau menyentuh angka 77,45 persen.
Indra menegaskan bahwa seluruh data ini dijadikan acuan evaluasi berkala untuk wilayah kerja yang mencakup Kota Langsa, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kabupaten Aceh Timur.
“Setiap pencapaian menjadi wujud komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, responsif, dan berdampak bagi masyarakat. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan memastikan kehadiran Imigrasi benar-benar dirasakan masyarakat, karena Imigrasi untuk Rakyat,” tutupnya.
Penulis : Nazarullah
Editor: Dahlan









