Home / Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:05 WIB

Disdikbud Banda Aceh Lakukan Profiling Guru SD–SMP untuk Pemetaan Kompetensi

Redaksi

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, didampingi tim Putera Sampoerna Foundation meninjau pelaksanaan kegiatan profiling guru jenjang SD dan SMP di salah satu sekolah di Banda Aceh, sebagai upaya pemetaan kompetensi dan peningkatan kualitas tenaga pendidik, 25–26 Februari 2026.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, didampingi tim Putera Sampoerna Foundation meninjau pelaksanaan kegiatan profiling guru jenjang SD dan SMP di salah satu sekolah di Banda Aceh, sebagai upaya pemetaan kompetensi dan peningkatan kualitas tenaga pendidik, 25–26 Februari 2026.

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, melakukan kunjungan kerja langsung ke sejumlah satuan pendidikan tingkat SD dan SMP pada 25–26 Februari 2026. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau pelaksanaan program profiling guru yang menjadi langkah strategis pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.

Kunjungan ini tidak hanya bersifat monitoring administratif, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memastikan proses pemetaan kompetensi guru berjalan optimal. Dalam kegiatan tersebut, Sulaiman turut didampingi tim dari Putera Sampoerna Foundation yang selama ini menjadi mitra strategis dalam pengembangan mutu pendidikan di Kota Banda Aceh.

Program profiling guru dilaksanakan secara serentak di berbagai sekolah untuk mengidentifikasi kompetensi pedagogik, profesional, serta karakteristik gaya mengajar para guru. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memetakan kebutuhan pengembangan kapasitas guru agar program pelatihan yang dirancang ke depan lebih tepat sasaran dan berbasis data.

Baca Juga :  Kadisdik Aceh Tegaskan Pentingnya LKS yang Jujur dan Berkualitas

Di sela-sela kunjungannya, Sulaiman Bakri menjelaskan bahwa dunia pendidikan saat ini terus berkembang seiring perubahan teknologi dan metode pembelajaran. Oleh karena itu, pemetaan kompetensi guru menjadi langkah penting untuk memastikan tenaga pendidik mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman.

“Profiling ini bukan sekadar pendataan, tetapi merupakan diagnosis awal untuk melihat kekuatan dan kebutuhan guru. Dengan begitu, program peningkatan kualitas pendidikan yang kita jalankan benar-benar berbasis kebutuhan nyata di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kadisdik Aceh Tekankan Budaya Kerja dan Evaluasi Sekolah sebagai Kunci Meningkatkan Mutu Pendidikan

Menurutnya, kolaborasi dengan Putera Sampoerna Foundation menjadi nilai tambah dalam kegiatan ini, karena lembaga tersebut memiliki pengalaman dalam pengembangan program peningkatan kapasitas guru berbasis standar pendidikan modern.

Tim Putera Sampoerna Foundation dalam kegiatan ini berperan menyediakan instrumen penilaian serta analisis mendalam terkait profesionalisme guru. Instrumen tersebut dirancang untuk melihat berbagai aspek, mulai dari perencanaan pembelajaran, metode pengajaran, pemanfaatan teknologi, hingga kemampuan guru dalam membangun interaksi aktif dengan siswa.

Langkah ini sejalan dengan semangat pembangunan pendidikan di Banda Aceh yang terus mendorong konsep kolaborasi lintas sektor. Pemerintah kota, di bawah kepemimpinan Illiza Sa’aduddin Djamal, menempatkan peningkatan kualitas pendidikan sebagai salah satu prioritas utama dalam pembangunan daerah.

Baca Juga :  Disdik Aceh Gelar Halal Bihalal, Kadisdik Ajak Pegawai Tingkatkan Kinerja dan Keimanan Pasca Ramadan

Melalui kegiatan profiling guru ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh berharap dapat melahirkan tenaga pendidik yang tidak hanya kompeten dalam menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga mampu menjadi inspirator dan inovator dalam proses pembelajaran.

Ke depan, data hasil profiling akan digunakan sebagai dasar penyusunan program pelatihan berkelanjutan, workshop peningkatan kompetensi, serta penguatan ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan generasi masa depan.

Program ini juga diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan di Banda Aceh sehingga melahirkan lulusan yang berdaya saing, kreatif, dan siap menghadapi tantangan global.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Gubernur Aceh Buka FLASH SMA Modal Bangsa 2025, Cetak Generasi Unggul dan Perluas Akses Beasiswa

Pendidikan

Generasi Muda Aceh Dilatih Jadi Duta Kewaspadaan Bencana Lewat Literasi Sains

Pemerintah

Pembuatan Akun SPMB Diperpanjang hingga Besok, Kadisdik Aceh Ingatkan Larangan Pungli

Aceh

Plt. Kadisdik Aceh Ingatkan Bahaya Media Sosial di Hadapan Finalis Duta Kamtibmas 2025

Pendidikan

Wabup Pidie Jaya dan Plt Kadisdik Aceh Bahas Solusi Pendidikan Siswa Terdampak Banjir

Pendidikan

Pasca Banjir Besar, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tinjau dan Pimpin Upacara Hari Pertama Sekolah di Aceh Tamiang

Pendidikan

Plt Kadisdik Aceh Tinjau SPMB di SMAN Unggul Aceh Timur

Pendidikan

Dinas Pendidikan Aceh Pastikan Proses Kerja Sama Media Berjalan Profesional