Home / Parlementarial / Pemerintah

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:49 WIB

DPRA Soroti Lambannya Pemulihan Pascabencana, Armiyadi: Rakyat Butuh Kepastian

REDAKSI

Armiyadi SP mendesak pemerintah mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya dengan memprioritaskan revitalisasi sawah, perbaikan infrastruktur, dan pembangunan hunian tetap agar ekonomi warga segera pulih, Kamis 14/05/2026.

Armiyadi SP mendesak pemerintah mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya dengan memprioritaskan revitalisasi sawah, perbaikan infrastruktur, dan pembangunan hunian tetap agar ekonomi warga segera pulih, Kamis 14/05/2026.

Banda Aceh – Anggota DPR Aceh, Armiyadi SP mendesak pemerintah mempercepat penanganan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Menurutnya, langkah cepat dan terukur sangat dibutuhkan agar perekonomian masyarakat segera pulih.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai, hingga kini masyarakat di sejumlah daerah masih menghadapi dampak serius akibat kerusakan infrastruktur dasar dan lahan pertanian yang belum tertangani dengan maksimal.

Wakil Ketua Komisi III DPRA itu menegaskan bahwa revitalisasi lahan persawahan terdampak bencana harus menjadi prioritas utama pemerintah, khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang dan Pidie Jaya, yang mengalami kerusakan cukup parah akibat bencana hidrometeorologi.

Baca Juga :  Masalisasi VSAT Seantero Aceh Besar, Bukti Komitmen Pj Bupati Muhammad Iswanto Dukung Digitalisasi

Armiyadi menjelaskan, keterlambatan penanganan pascabencana telah berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat yang selama ini bergantung pada sektor pertanian sebagai sumber utama penghasilan.

“Jangan sampai masyarakat terlalu lama menunggu. Infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan irigasi harus segera diperbaiki supaya roda ekonomi rakyat kembali bangkit,” tegas Armiyadi, pada Kamis (14/5/2026).

Ia menilai, kerusakan jalan, jembatan, dan jaringan irigasi tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga memperburuk distribusi hasil pertanian serta aktivitas ekonomi masyarakat di daerah terdampak.

Baca Juga :  DPRA Menetapkan Pansus Dan BKD Serta Penjadwalan Pelantikan Gubernur Aceh Terpilih

Karena itu, Armiyadi meminta pemerintah daerah maupun pemerintah pusat tidak hanya fokus pada penanganan darurat saat bencana terjadi, tetapi juga serius dalam tahap pemulihan pascabencana yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Selain pemulihan sektor pertanian dan infrastruktur, Armiyadi juga menyoroti pentingnya percepatan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana. Menurutnya, banyak masyarakat hingga kini masih hidup dalam kondisi serba terbatas dan membutuhkan kepastian tempat tinggal yang layak.

“Kepastian tempat tinggal sangat penting agar masyarakat bisa kembali menjalani kehidupan secara normal dan membangun kembali aktivitas ekonomi mereka,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua DPRK Banda Aceh Minta Presiden Tidak Tunda Pelantikan Kepala Daerah Definitif

Armiyadi menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi, mulai dari perbaikan infrastruktur dasar, pemulihan ekonomi masyarakat, hingga penyediaan hunian yang aman dan layak bagi korban terdampak.

Ia berharap pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat dan menjadikan penanganan pascabencana sebagai agenda prioritas, sehingga masyarakat tidak terus-menerus berada dalam ketidakpastian setelah bencana berlalu.

“Kita berharap kebijakan pemerintah ke depan lebih berpihak kepada kepentingan rakyat Aceh, terutama dalam penanganan bencana dan pemulihan kehidupan masyarakat,” pungkasnya. [Adv]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Meuramin Veteriner FKH USK, Safrizal ZA Tegaskan Transisi Rektor Berjalan Sejuk

Pemerintah

Gubernur Aceh: Terima Kasih, Bang Safrizal Betul-Betul Senior Aceh di Kemendagri

Parlementarial

Blackout Massal Landa Aceh-Sumatera, Ketua Komisi II DPRK Banda Aceh Kritik PLN Minim Informasi

Aceh Besar

Sekda Aceh Besar Apresiasi MoU Antara Pemkab dan Kejaksaan Negeri Aceh Besar

Parlementarial

Ketua Komisi 1 DPRA: TNI Jangan Salah Kaprah, Fokus Tangani Bencana

Aceh Besar

Camat Darul Imarah Kembali Salurkan 1.680 Tabung Melon LPG 3 Kg

Parlementarial

Fraksi Gerindra DPRK Banda Aceh Dorong APBK 2026 Fokus pada Kesejahteraan Warga

Pemerintah

Razia Jam Kerja, Satpol PP & WH Aceh Jaring 13 ASN Nongkrong di Warung Kopi