BANDA ACEH — Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Keutapang, Kabupaten Aceh Besar, dilaporkan masih bertahan tinggi dalam beberapa bulan terakhir. Selain dibebani lonjakan harga komoditas, para pedagang kini mengeluhkan sepinya pembeli yang memicu penurunan omzet penjualan harian.
Lala, salah seorang pedagang kebutuhan pokok di Pasar Keutapang, mengungkapkan bahwa meski harga cabai merah sempat turun dari Rp80.000 menjadi Rp70.000 per kilogram, nominal tersebut masih tergolong mahal bagi para konsumen.
Kondisi pasar yang lengang membuat barang dagangannya makin sulit dipasarkan. Lala mengaku penjualan cabainya merosot tajam dibanding biasanya.
“Sepi, tidak ada orang. Biasanya satu karung sehari,” ujar Lala pada Senin (19/10/2026).
Rincian Pergerakan Harga Komoditas
Selain cabai merah, sejumlah harga barang kebutuhan pokok lainnya tercatat mengalami fluktuasi maupun kenaikan:
- Cabai Rawit: Naik dari Rp70.000 menjadi Rp80.000 per kg.
- Bawang Putih: Naik dari Rp32.000 menjadi Rp35.000 per kg.
- Bawang Kemasan: Naik dari Rp22.000 menjadi Rp25.000.
- Tomat Medan: Naik tipis dari Rp14.000 menjadi Rp15.000 per kg.
- Cabai Hijau: Bertahan di angka Rp45.000 per kg selama sebulan terakhir.
- Bawang Merah: Dijual seharga Rp25.000 per kg.
Penurunan Daya Beli Berlangsung Berturut-turut
Menurut Lala, tren pasar yang sepi pembeli ini sudah berlangsung kurang lebih selama tiga bulan terakhir. Walaupun sehari sebelumnya kunjungan pembeli sempat terlihat agak ramai, kondisi transaksi di pasar belum menunjukkan kestabilan yang pasti.
Situasi ini kian menyulitkan para pedagang di tengah melambungnya harga komoditas utama. Melemahkannya daya beli masyarakat yang tecermin dari sepinya transaksi membuat pedagang kesulitan untuk mempertahankan volume penjualan harian seperti sediakala.
Penulis: Hidayat. S
Editor: Dahlan









