Home / Internasional

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:17 WIB

Iran Luncurkan Rudal Hipersonik Fattah-2 dalam “Operasi Janji Sejati 4”

REDAKSI

Balasan Iran atas serangan AS-Israel dengan rudal hipersonik Fattah-2, Selasa 03/03/2026.

Balasan Iran atas serangan AS-Israel dengan rudal hipersonik Fattah-2, Selasa 03/03/2026.

Teheran – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengonfirmasi telah meluncurkan gelombang rudal hipersonik terbaru, Fattah-2, ke sasaran strategis di Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah, Rabu 03 Maret 2026.

Langkah ini merupakan balasan langsung atas serangan udara besar-besaran (Operation Epic Fury) yang dilancarkan AS-Israel pada 28 Februari lalu.

Iran mengklaim telah menargetkan setidaknya 27 pangkalan militer AS di kawasan Teluk (termasuk di Qatar, Kuwait, dan UEA) serta pusat-pusat pertahanan di Tel Aviv dan Haifa.

Baca Juga :  Wali Nanggroe Paparkan Potensi ‘Halal Tourism’ Aceh Diajang internasional Kazan Forum 2025

Ini merupakan penggunaan tempur pertama dari Fattah-2, sebuah Hypersonic Glide Vehicle (HGV) yang diklaim mampu mencapai kecepatan Mach 13 hingga Mach 15. Kemampuannya bermanuver di atmosfer menjadikannya sangat sulit dicegat oleh sistem pertahanan udara konvensional seperti Iron Dome atau Patriot.

Serangan ini menyusul laporan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan udara AS-Israel yang menghantam kompleks kepemimpinannya di Teheran awal pekan ini.

Dampak dan Kerusakan:

Sirene peringatan berbunyi di seluruh wilayah tengah hingga utara Israel. Laporan menyebutkan pecahan rudal menghantam gedung pencakar langit di kawasan Tel Aviv, sementara militer Israel (IDF) mengaku kewalahan menghadapi intensitas serangan.

Baca Juga :  Rusia Peringatkan Amerika Serikat Tidak Bantu Israel Melawan Iran

Presiden Donald Trump mengonfirmasi adanya korban jiwa di pihak personel AS (setidaknya 3 orang tewas) dan kerusakan pada infrastruktur militer di negara-negara sekutu Teluk.

Konflik ini juga berdampak pada fasilitas umum; dilaporkan adanya kerusakan pada Bandara Dubai dan Abu Dhabi, serta gangguan operasional di Selat Hormuz yang kini ditutup oleh Iran.

Reaksi Internasional:

  • Israel: Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan akan terus menyerang Iran dan sekutunya (Hizbullah) dengan “kekuatan besar” sebagai balasan atas hujan rudal ini.
  • Amerika Serikat: Gedung Putih menyatakan sedang mengevaluasi tingkat kerusakan dan menyiapkan langkah “pembalasan yang menentukan” terhadap aset-aset militer Iran yang tersisa.
  • Global: Harga minyak dunia melonjak tajam menyusul penutupan jalur maritim strategis dan ancaman perang regional skala penuh
Baca Juga :  Pernyataan Jenderal Israel Soal Indonesia Picu Sorotan Global

Saat Ini Kawasan Timur Tengah berada dalam status siaga tertinggi. Banyak negara mulai mengevakuasi warga negaranya dari Israel dan negara-negara Teluk seiring meluasnya zona konflik.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Internasional

Iran Klaim Kendali Penuh Selat Hormuz di Tengah Ketegangan dengan AS

Internasional

AS Kerahkan Kapal Perang ke Perairan Iran, Trump: Kami Siaga tapi Tak Ingin Perang

Internasional

Serangan Udara Israel di Jalur Gaza 92 Warga Palestina Tewas

Internasional

Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan 32 Orang, Gencatan Senjata Terancam

Internasional

Gubernur Aceh Mualem Terima Bantuan Kemanusiaan dari Perusahaan Multinasional

Internasional

Serangan Militer Israel di Jalur Gaza,Puluhan Orang Tewas Saat Antre Makanan

Internasional

Gubernur Mualem Paparkan Potensi Investasi di Forum ASEAN–Tiongkok

Internasional

Kilang Minyak Ras Tanura Arab Saudi Terbakar Akibat Serangan Drone Iran