Home / Daerah

Rabu, 2 September 2026 - 11:03 WIB

Kabupaten Simeulue Ditunjuk Wakili Aceh dalam Gerakan Tanam Serempak Nasional

REDAKSI

Kabupaten Simeulue ditunjuk mewakili Provinsi Aceh dalam Gerakan Tanam Serempak Nasional yang diprakarsai Kementerian Pertanian RI.

Kabupaten Simeulue ditunjuk mewakili Provinsi Aceh dalam Gerakan Tanam Serempak Nasional yang diprakarsai Kementerian Pertanian RI.

Simeulue — Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Simeulue menyampaikan bahwa wilayah kepulauan tersebut ditunjuk mewakili Provinsi Aceh dalam Gerakan Tanam Serempak Nasional yang diprakarsai oleh Kementerian Pertanian RI.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Simeulue, T Ridwan, menyampaikan pada Selasa bahwa gerakan penanaman serentak ini berlangsung di berbagai wilayah di Indonesia dengan target luas penanaman secara keseluruhan mencapai 70.000 hektare.

“Gerakan ini sebagai langkah nyata dalam meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan nasional. Untuk wilayah Aceh, penanaman dipusatkan di kawasan pertanian di Desa Simpang Abail, Kecamatan Teupah Tengah, Kabupaten Simeulue,” ujar T Ridwan.

Baca Juga :  Lestarikan situs sejarah Prajurit Kodam IM Bersihkan makam Kesultanan di Aceh

Ia menerangkan bahwa fokus utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan indeks pertanaman pada lahan optimalisasi serta program Cetak Sawah Rakyat (CSR). Selain itu, langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memitigasi serta melepaskan dampak dari fenomena El Nino pada sektor pertanian.

Menurut T Ridwan, momentum Gerakan Tanam Serempak Nasional ini sangat krusial bagi insan pertanian di Simeulue guna memperkuat kolaborasi antara pemerintah, penyuluh pertanian, petani, kelompok tani, hingga seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan peningkatan produksi dan ketahanan pangan.

Baca Juga :  Personel Polres Simeulue Kibarkan Bendera Merah Putih di Bawah Laut pada Hari Kemerdekaan

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan program swasembada pangan ini memerlukan sinergi dari berbagai elemen, mulai dari masyarakat brigade pangan, kelompok tani, hingga penyuluh pertanian lapangan (PPL). Peran brigade pangan dan kelompok tani dinilai sangat vital dalam menggerakkan para petani, mengoptimalkan penggunaan lahan, meningkatkan produktivitas, serta menjaga keberlanjutan budidaya.

Baca Juga :  Wali Nanggroe Minta Kabupaten/Kota Utamakan Pengelolaan Lingkungan dan Tata Ruang

Di sisi lain, PPL diimbau untuk terus memberikan pendampingan secara aktif kepada para petani selama proses budidaya berlangsung. PPL bertugas memberikan edukasi sekaligus mengawal kendala-kendala yang muncul di lapangan agar solusi dapat segera ditemukan.

“Dengan sinergi antara pemerintah, PPL, brigade pangan, kelompok tani, dan masyarakat, diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi pangan di Kabupaten Simeulue dan Provinsi Aceh,” pungkasnya.

Penulis: Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Bea Cukai Langsa Musnahkan 545.452 Batang Rokok Ilegal Senilai Rp1,29 Miliar

Daerah

Lam Bheu Aceh Besar Masuk Rekor 15 Besar Nasional Sebagai Gampong Digital 

Daerah

Gubernur Mualem Hadiri Haul ke-5 Abu Paloh Gadeng di Aceh Utara

Daerah

Gedung Bapelkes Aceh Tawarkan Fasilitas Lengkap, Cocok untuk Berbagai Kegiatan di Lokasi Strategis

Daerah

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Oleh Kodim 0108/Gagara di Ds. Kumbang Jaya–Gulo Aceh Tenggara Masuki Tahap Akhir

Daerah

Jembatan Darurat Salah Sirong–Bivak Ambruk Dua Hari Setelah Rampung

Daerah

Prajurit Kodam IM Evakuasi Warga Terjebak Banjir di Sungai Raya

Aceh Besar

Dua Kandidat Bersaing Ketat di Pilchiksung Gampong Jruek Bak