Home / Ekbis

Rabu, 2 September 2026 - 11:29 WIB

BPS Aceh Catat NTP Agustus 2026 Naik 0,59 Persen Berkat Kopi dan Cabai Rawit

REDAKSI

BPS Aceh mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Aceh pada Agustus 2026 sebesar 128,06 atau naik 0,59% dibanding Juli 2026.

BPS Aceh mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Aceh pada Agustus 2026 sebesar 128,06 atau naik 0,59% dibanding Juli 2026.

BANDA ACEH — Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Aceh pada Agustus 2026 tercatat sebesar 128,06, atau mengalami kenaikan 0,59 persen dibandingkan bulan Juli 2026. Kenaikan ini didasarkan pada hasil pemantauan Survei Harga Perdesaan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh.

Kepala BPS Aceh, Agus Andria, menyampaikan bahwa peningkatan NTP Aceh terjadi pada hampir seluruh subsektor pertanian, kecuali subsektor tanaman pangan yang tidak mengalami kenaikan.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Terima Audiensi Pimpinan Bank BSI Jantho

“Berdasarkan hasil pemantauan survei harga perdesaan, diperoleh NTP sebesar 128,06 atau mengalami kenaikan sebesar 0,59 persen dibandingkan bulan Juli 2026,” ujar Agus pada Selasa (1/9/2026).

Trend positif di Aceh ini berbanding terbalik dengan kondisi nasional. Pada periode yang sama, NTP nasional justru mengalami penurunan 1,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu berada di angka 129,19.

Baca Juga :  Saham PT Adhi Karya Melonjak Naik

Agus menjelaskan bahwa penguatan NTP Aceh didorong oleh kenaikan Indeks Harga yang Diterima Petani ($It$). Pada Agustus 2026, $It$ tercatat sebesar 161,38, naik 0,99 persen dari Juli 2026. Komoditas utama yang memicu kenaikan $It$ ini antara lain kopi, cabai rawit, dan kakao/cokelat biji.

Di saat yang sama, Indeks Harga yang Dibayar Petani ($Ib$) juga mengalami peningkatan sebesar 0,40 persen menjadi 126,02. Peningkatan $Ib$ di tingkat perdesaan ini terutama dipengaruhi oleh naiknya harga komoditas cabai rawit, beras, dan ikan tongkol.

Baca Juga :  Wali Kota Sabang: Pelabuhan Tidak Padat dan Lokasi Strategis Jadi Modal Tarik Investasi Maritim

Karena kenaikan indeks harga yang diterima petani ($It$) lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan indeks harga yang dibayar ($Ib$), maka secara keseluruhan posisi daya beli dan nilai tukar petani di Aceh pada Agustus 2026 mengalami penguatan.

Penulis: Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekbis

Tim Dosen Unsam Kembangkan Teknologi Pengolahan Limbah Plastik Berbasis IoT di Desa Sidodadi

Ekbis

Pertamina Pastikan Stok BBM di Nagan Raya Aman dan Penyaluran ke SPBU Berjalan Lancar

Ekbis

Wakil Wali Kota Banda Aceh Tutup BSI Fest Ramadhan, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah dan UMKM

Ekbis

Bank Aceh Sukses Tutup Rangkaian Kegiatan Gampong Ramadhan in Action

Ekbis

PT PCI dan PT MCC15 Siap Bangun Fasilitas Tambang, Gubernur Aceh Saksikan Tandatangan Kerjasama

Ekbis

BSI-ANTAM Gas Pol Industri Bullion, Dorong Ekosistem Emas Nasional Naik Kelas

Ekbis

Update Harga Emas di Pegadaian Senin 6 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri 24

Aceh

Bank Indonesia Provinsi Aceh Bersama Perbankan Jaga Kelancaran Sistem Pembayaran di Aceh