Home / Peristiwa

Jumat, 6 November 2026 - 11:16 WIB

Lapas Lhoknga Gelar Razia Gabungan

REDAKSI

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Lhoknga menggelar razia gabungan bersama jajaran Polres Aceh Besar dan Koramil Lhoknga, pada Kamis (5/11/2026). Foto: Dok. Lapas Lhoknga

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Lhoknga menggelar razia gabungan bersama jajaran Polres Aceh Besar dan Koramil Lhoknga, pada Kamis (5/11/2026). Foto: Dok. Lapas Lhoknga

ACEH BESAR – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Lhoknga menggelar razia gabungan bersama jajaran Polres Aceh Besar dan Koramil Lhoknga, pada Kamis (5/11/2026).

Kegiatan yang menyasar hampir seluruh kamar hunian warga binaan ini merupakan langkah deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus memperkuat komitmen pemberantasan HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba).

Razia yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin bersama oleh Kapolres Aceh Besar, AKBP Chairul Ikhsan, S.I.K., dan Kepala Lapas Kelas III Lhoknga, Husni, S.H., M.M. Kegiatan turut melibatkan personel Polres Aceh Besar, anggota Koramil Lhoknga, serta jajaran pegawai Lapas Lhoknga.

Baca Juga :  Aksi Cepat Personel Polres Aceh Selatan Selamatkan Anak Tenggelam di Laut Tapaktuan

Sebelum penggeledahan dilaksanakan, seluruh petugas terlebih dahulu mengikuti pengarahan dan koordinasi guna memastikan kegiatan berjalan terarah, tertib, dan sesuai prosedur.

Dalam pelaksanaan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di kamar hunian warga binaan. Namun, dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan handphone maupun narkoba (nihil).

Sejumlah barang lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban berhasil diamankan untuk didata serta ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Lapas Kelas III Lhoknga, Husni, S.H., M.M., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jajarannya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan bebas dari HALINAR.

Baca Juga :  Dua Pekerja Asal Sumut Tersengat Listrik Saat Bangun Kubah Masjid di Aceh Timur

“Razia gabungan ini bukan sekadar kegiatan penggeledahan, tetapi merupakan langkah nyata dalam memperkuat deteksi dini dan memastikan lingkungan lapas tetap aman serta kondusif. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan memperkuat sinergi dengan TNI-Polri demi mewujudkan Lapas Lhoknga yang bersih dari handphone dan narkoba,” tegas Husni.

Sementara itu, Kapolres Aceh Besar, AKBP Chairul Ikhsan, S.I.K., menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Baca Juga :  Tiga Rumah Ludes Terbakar di Bireuen Dini Hari, 5 KK Kehilangan Harta Benda

“Sinergi antara Polri, TNI, dan jajaran pemasyarakatan sangat penting dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban. Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat memperkuat pengawasan, meningkatkan kewaspadaan, serta melakukan pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan. Kami mendukung upaya bersama ini agar situasi tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.

Kegiatan razia gabungan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Lapas Lhoknga akan terus mengintensifkan pengawasan serta melaksanakan pemeriksaan secara rutin dan berkala sebagai bentuk konsistensi dalam menjalankan program Zero HALINAR.

Penulis Hidayat. S

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Internasional

Kapal Pengangkut WNA Karam di Malaysia: 16 Penumpang Tewas, 23 Berhasil Diselamatkan

Peristiwa

Belum Setahun Pasca Bencana Besar, Longsor Kembali Terjadi di Silih Nara

Peristiwa

Lahan Kosong di Gampong Kajhu Aceh Besar Terbakar, BPBD: Diduga Akibat Bakar Sampah

Peristiwa

Pria Berinisial SA Ditemukan Meninggal Dunia di Ruko Peunayong Banda Aceh

Aceh Barat

Bayi Perempuan Mungil Ditemukan di Teras Rumah,Warga Aceh Barat Berdatangan Untuk Mengadopsi

Peristiwa

Bocah 8 Tahun Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Water Park Blang Aceh Utara

Peristiwa

Pasang Baliho, Seorang Pria Meninggal Dunia Tersengat Listrik di Lueng Bata

Peristiwa

Asap Karhutla Kalimantan dan Sumatera Meluas ke 27 Provinsi hingga Negara Tetangga