Home / Peristiwa

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Mahasiswa Universitas Syiah Kuala yang Tenggelam di Pantai Lhok Keutapang Ditemukan Meninggal Dunia

REDAKSI

Tim SAR gabungan menemukan Juanda (19), mahasiswa USK asal Banda Aceh yang tenggelam di Pantai Lhok Keutapang, Aceh Besar dalam kondisi meninggal dunia.

Tim SAR gabungan menemukan Juanda (19), mahasiswa USK asal Banda Aceh yang tenggelam di Pantai Lhok Keutapang, Aceh Besar dalam kondisi meninggal dunia.

Aceh Besar – Tim SAR gabungan berhasil menemukan Juanda (19), mahasiswa Universitas Syiah Kuala asal Banda Aceh yang tenggelam di Pantai Lhok Keutapang, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pencarian hari keempat, Rabu (26/8/2026) malam.

Kepala Basarnas Banda Aceh, Al Hussain, menjelaskan bahwa korban ditemukan oleh warga setempat dalam keadaan terdampar di pinggir pantai pada pukul 19.55 WIB. Jenazah korban kemudian dievakuasi untuk dipulangkan ke rumah duka.

Kronologi Pencarian Hari Keempat

Pencarian pada Rabu dimulai pukul 07.30 WIB dengan membagi personel menjadi dua tim pencari:

Tim Pertama: Melakukan penyisiran perairan hingga radius 4 nautical mile (Nm) dari lokasi kejadian ke arah barat, barat-barat laut, dan barat-barat daya menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dengan pola paralel, serta menggunakan drone untuk pemantauan udara.

Baca Juga :  Tabrak Lari Maut di Aceh Besar Korban Tewas di Tempat dengan Kondisi Tragis

Tim Kedua: Melakukan penyisiran darat di sepanjang garis pantai hingga radius dua kilometer dari lokasi awal.

Pencarian sempat dihentikan pukul 18.00 WIB karena belum membuahkan hasil. Namun, pada pukul 19.55 WIB, tim menerima laporan dari warga mengenai keberadaan jenazah korban di tepi pantai. Tim SAR langsung bergerak dari Pelabuhan Ulee Lheue pada pukul 20.15 WIB menggunakan RIB untuk mengevakuasi korban. Jenazah tiba di Pelabuhan Ulee Lheue pada pukul 21.40 WIB dan segera dibawa ke RSUD dr. Zainoel Abidin.

Baca Juga :  Hiace Tabrak Pembatas Jalan di Julok, Sopir Tewas dan Delapan Penumpang Luka Parah

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan tutup pada pukul 21.45 WIB dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Awal Kejadian

Juanda dilaporkan tenggelam pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 11.50 WIB. Sebelum peristiwa tersebut, korban bersama tujuh rekannya berwisata dan berkemah di Pantai Lhok Keutapang. Saat hendak membersihkan diri sebelum pulang usai menginap semalam, korban diduga terseret arus laut. Rekan-rekan korban sempat mencoba menolong dengan melempar tali, namun tidak berhasil. Laporan musibah ini diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh pada hari yang sama pukul 12.28 WIB dari rekan korban.

Baca Juga :  Puluhan Unit Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Rumah Adat Dusun Sade Lombok Tengah

Tantangan Operasi dan Unsur SAR

Selama proses operasi SAR, tim gabungan menghadapi kendala cuaca berupa angin kencang hingga 14 knot dari arah selatan serta gelombang laut setinggi 1,5 hingga 2 meter.

Operasi SAR ini melibatkan kerja sama dari berbagai unsur, yaitu:

Basarnas Banda Aceh

Polsek Peukan Bada

Koramil Peukan Bada

Pos TNI AL Lhoknga

RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia)

Nelayan dan masyarakat setempat

Sejumlah sarana dan prasarana dikerahkan dalam penanggulangan musibah ini, meliputi satu unit mobil double cabin, satu unit RIB 04 Basarnas Aceh, perahu nelayan, drone thermal, peralatan SAR perorangan, serta responder bag.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Remaja Abdya Tewas Tenggelam di Pantai Krueng Leupung

Peristiwa

Tragedi di Balik Keindahan Rubiah: Pelajar Asal Banda Aceh Meninggal Saat Snorkeling

Peristiwa

Sambar Petir di Aceh Utara, Seorang Petani Meninggal dan Satu Luka-Luka

Peristiwa

Pria 60 Tahun Ditemukan Tewas Membusuk di Gubuk Kebun Kemiri Aceh Tenggara

Peristiwa

Tabrakan Dua Truk di Bireuen: Petugas Kebersihan Meninggal Dunia, Tiga Lainnya Luka-Luka

Peristiwa

Puluhan Unit Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Rumah Adat Dusun Sade Lombok Tengah

Aceh

Pembunuhan di Aceh Timur: Korban Dibacok, Pelaku Menyerahkan Diri

Peristiwa

Tabrakan Maut Bus Putra Pelangi dan Pikap di Bireuen, Dua Orang Meninggal Dunia