Home / Nasional / Pemerintah Aceh

Jumat, 26 Desember 2025 - 19:15 WIB

Menko Perekonomian Terima Gubernur Aceh, Pemerintah Siapkan Relaksasi KUR untuk Korban Banjir ‎

REDAKSI

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf melakukan silaturrahmi dengan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kementarian Perekonomian RI Jakarta, Kamis,( 25/12/2025).

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf melakukan silaturrahmi dengan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kementarian Perekonomian RI Jakarta, Kamis,( 25/12/2025).

‎Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, menerima kunjungan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) di Jakarta, Kamis (25/12). Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah percepatan pemulihan ekonomi bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir dan longsor.

‎

‎Dalam pertemuan itu, Airlangga menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang melanda Aceh, baik atas nama pribadi, keluarga, maupun seluruh jajaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat berkomitmen penuh untuk mendukung pemulihan Aceh sesuai arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Peringati Hari Talasemia Sedunia, Istri Wakil Gubernur Aceh Santuni Pasien Talasemia di RSUDZA 

‎

‎“Pemerintah akan segera menyiapkan langkah-langkah percepatan pemulihan ekonomi bagi masyarakat Aceh yang terdampak,” ujar Airlangga sebagaimana disampaikan melalui keterangan di akun Instagram resminya.

‎

‎Salah satu kebijakan utama yang disiapkan adalah relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha yang terdampak bencana. Relaksasi tersebut mencakup penghapusan kewajiban pembayaran angsuran pokok dan bunga bagi debitur KUR yang terdampak langsung, guna memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk bertahan dan memulai kembali aktivitas ekonominya.

Baca Juga :  Aceh Raih Penghargaan Simpul Jaringan Terbaik Kearsipan Nasional dalam JIKN 2025

‎

‎Selain itu, pemerintah juga memberikan berbagai keringanan bagi debitur KUR yang sudah berjalan, khususnya bagi usaha yang tidak dapat beroperasi akibat kerusakan parah. Bentuk keringanan tersebut meliputi perpanjangan tenor pinjaman, masa tenggang pembayaran, hingga penyesuaian suku bunga, sehingga pelaku usaha memiliki kesempatan untuk bangkit secara bertahap.

Baca Juga :  Satgas Yonif 112/DJ Kembali Gelar Jum,at Berkah di Puncak Jaya

‎

‎Airlangga juga menyampaikan bahwa sebelumnya Kemenko Perekonomian bersama sejumlah asosiasi pengusaha telah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah Aceh. Ke depan, pemerintah akan terus mendorong agar bantuan dapat tersalurkan secara merata, seiring dengan percepatan perbaikan infrastruktur publik yang terdampak bencana.

‎

‎“Perbaikan infrastruktur menjadi fondasi penting bagi pemulihan ekonomi dan kehidupan masyarakat,” katanya. []

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Hukum

Koalisi NGO HAM Pendampingi Warga Tanah Tumbuh dan Kuala Keupeng Perjuangkan Hak Lahan

Pemerintah Aceh

Wagub Fadhlullah Ramah Tamah dengan Kepala BNPB

Nasional

KSPN Usul Persentase Kenaikan Upah Minimum 2027 Tidak Disamaratakan Demi Tekan Kesenjangan Antardaerah

Berita

DWP Aceh Siap Berkolaborasi Sukseskan Program Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh

Mualem Lantik Tiga Kepala SKPA, Tekankan Percepatan Kinerja dan Serapan Anggaran

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Audiensi dengan Kedutaan Kerajaan Denmark di Jakarta

Daerah

Ketua TP-PKK Aceh Tinjau Inovasi Pakan Organik Ikan Tawar di Aceh Tenggara

Nasional

Satgas Yonif 112/DJ Gelar Jalan Sehat dan Senam Bersama Warga Distrik Ilu