Home / Daerah / Pemerintah Aceh

Sabtu, 27 Desember 2025 - 20:11 WIB

Pastikan Stok Logistik Aman, Sekda Aceh Tinjau Posko Pelabuhan Krueng Geukueh

REDAKSI

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir Didampingi Asissten I Setda Aceh, Syakir mengunjungi Posko Logistik Pelabuhan Krueng Gekuh Lhokseumawe, sabtu, (27/12/2025).

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir Didampingi Asissten I Setda Aceh, Syakir mengunjungi Posko Logistik Pelabuhan Krueng Gekuh Lhokseumawe, sabtu, (27/12/2025).

Aceh Utara – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, melakukan kunjungan kerja ke Posko Logistik di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, pada Sabtu (27/12/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok logistik, baik berupa sandang maupun pangan, bagi warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di seluruh Aceh.

​Dalam peninjauan tersebut, Sekda didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh, Drs. Syakir dan anggota Komisi IV DPR Aceh, Irfansyah.

 M. Nasir menjelaskan bahwa hingga saat ini, pemerintah melalui posko logistik telah menyalurkan lebih dari 250 ton bantuan ke berbagai daerah yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Baca Juga :  Pemerintah Mulai Drop Bantuan dari Udara ke Wilayah Banjir Aceh

​“Secara umum, distribusi bantuan ke setiap daerah rata-rata mencapai 10 ton. Namun, untuk wilayah seperti Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Aceh Utara, penyaluran logistik ditingkatkan volumenya mengingat jumlah korban di wilayah tersebut cukup besar,” ujar Sekda Aceh, M. Nasir.

Lebih lanjut, Sekda memberikan instruksi khusus terkait penanganan di dataran tinggi. Ia menegaskan agar ketersediaan stok beras di masa mendatang diprioritaskan bagi wilayah Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues. Hal ini dikarenakan masih adanya laporan mengenai kekurangan pangan akibat sejumlah desa yang masih terisolir pascabencana.

Baca Juga :  Buka Turnamen Malahayati Cup, Ketua TP PKK Aceh: Mengejar Prestasi, Mempererat Silaturrahmi

Selain dukungan dari pemerintah, aksi kemanusiaan juga datang dari tim relawan kelompok petualang asal Jakarta. Mereka menyalurkan bantuan berupa hunian sementara (huntara) serta logistik tambahan bagi korban di Aceh Utara, khususnya di Kecamatan Seuneuddon, Lapang, Langkahan, dan Tanah Jambo Aye.

​Menurut M. Nasir, bantuan hunian sementara ini sangat krusial bagi warga yang kehilangan tempat tinggal atau rumahnya mengalami rusak berat.

 “Hunian sementara ini sangat dibutuhkan masyarakat, apalagi kita akan segera memasuki bulan Ramadhan. Warga butuh tempat tinggal yang layak untuk beribadah,” tambah M. Nasir.

Baca Juga :  Ombudsman RI Anugerahkan Predikat Kepatuhan Pelayanan Publik 2024, Aceh Barat Raih Nilai Tertinggi

Di lokasi yang sama, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBA, Abdul Aziz, menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pendistribusian bantuan. Ia menyatakan bahwa setiap relawan atau lembaga yang akan mengambil logistik di posko wajib mengikuti prosedur administrasi yang ketat.

​“Siapa saja relawan yang hendak mengambil logistik, kami minta data lengkapnya, skemanya by name by address mulai dari KTP hingga dokumen pendukung lainnya. Ini dilakukan agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Abdul Aziz.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Pangdam IM Apresiasi gerak cepat personel Kodim 0107/Asel bantu atasi Longsor

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Minta Bantuan Rumah Rusak Berat Dinaikkan Jadi Rp98 Juta

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Siap Dukung Program Kerja MUNA 

Daerah

Wagub Acèh Fadhlullah Silaturahmi ke Dayah di Pidie

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Lakukan Pembinaan Pada PKN Tingkat II 2025

Pemerintah Aceh

Mualem Tinjau Calon Penerima Rumah Layak Huni di Aceh Singkil

Pemerintah Aceh

Pj Gubernur Safrizal Lantik Tiga Kepala SKPA

Aceh

Istri Gubernur Aceh Berikan Bantuan Rumah Layak Huni untuk Keluarga Kurir Paket Korban Pembunuhan di Aceh Timur