Aceh Besar — Keluarga besar Perisai Puteh Indatu Atjeh bersama Yayasan Perisai Puteh Indatu Atjeh (YPPIA) sukses menyelenggarakan peringatan Maulid Akbar Nabi Besar Muhammad SAW tahun (6/9/2026). Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini dipusatkan di Gampong Lampreh Lamteungoh, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, pada Minggu (6/9/2026).
Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi antaranggota, ulama, serta tokoh masyarakat Aceh demi memperkuat barisan generasi muda ke depan.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus, pimpinan, dan anggota Perisai Puteh lintas generasi mulai dari senior hingga anggota baru serta ribuan jemaah. Kehadiran para alim ulama ternama turut menambah keberkahan suasana, di antaranya Abana Rahmat Fajri, Abon Basri, Tgk. Bustami, Abi Faridon, Abu Thahir, serta sejumlah ulama Aceh lainnya.
Selain kalangan ulama, jajaran pejabat publik dan tokoh olahraga daerah juga tampak memadati lokasi. Di antaranya hadir Bunda Salma (Anggota DPRA sekaligus Ketua Umum IPSI Provinsi Aceh), Wardatul Jannah (Anggota DPRK Lhokseumawe), dan Mursalin, S.HI. (Anggota DPRK Aceh Besar). Unsur olahraga daerah seperti pelatih PON Aceh, Ketua Wasit Juri, serta jajaran pengurus KONI Aceh dan KORMI Aceh turut meramaikan kegiatan.
Dukungan lintas organisasi juga terlihat jelas melalui kehadiran pengurus Forum Pelestari Pencak Silat Tradisional Indonesia (FPSTI) Aceh, Busoe, serta seluruh Askar di bawah naungan YPPIA Pusat dan binaan.
Tuan rumah kegiatan sekaligus perwakilan panitia umum dan pengurus, Guree Muslim Muhammad, YS., S.T., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.
”Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, donatur, pengurus, dan masyarakat yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran, serta materiil demi suksesnya kenduri Maulid Akbar ini,” ujar Guree Muslim.
Apresiasi khusus juga diberikan kepada para calon pelatih muda dari Muizzul Muluk Furussiya. Di bawah komando para pelatih senior, mereka dinilai telah bekerja keras dan sigap dalam memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar.
Peringatan Maulid Akbar ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kejayaan rakyat Aceh, diiringi semangat pelestarian budaya dan persatuan yang menjadi identitas generasi muda daerah.
Saleum Ateuh Gareh Indatu, Saleum Silet Nanggroe ngon Mulia Sabee!
Penulis : Irham
Editor: Dahlan









