JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kerja sama dengan Rusia di berbagai sektor demi memberikan manfaat bagi kedua negara.
Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri jamuan santap siang bersama Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, Kamis. Dalam kesempatan itu, ia menyoroti hubungan bilateral kedua negara yang terus menunjukkan tren positif, khususnya di sektor ekonomi dan perdagangan.
“Indonesia terus berupaya untuk terus meningkatkan kerja sama di segala bidang demi mencapai keuntungan bagi kedua negara kita,” ujar Presiden Prabowo sebagaimana dipantau melalui siaran langsung Sekretariat Presiden di Jakarta.
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kemajuan kerja sama terlihat nyata dari perkembangan hubungan ekonomi dan perdagangan yang dinamis.
“Dalam beberapa hal hubungan kita terus meningkat, sebagaimana Yang Mulia telah menyampaikan, di bidang ekonomi perdagangan kita meningkat. Kita juga kerja sama dalam berbagai bidang juga sangat mengalami kemajuan dan kami siap untuk meningkatkan kerja sama ini,” ungkapnya.
Selain kerja sama bilateral, Presiden Prabowo menyoroti peran strategis ajang Eastern Economic Forum (EEF) 2026. Menurutnya, forum tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi jembatan dalam memperkuat konektivitas serta kerja sama regional.
Mengingat posisi Indonesia dan Rusia yang sama-sama berada di kawasan Pasifik, Presiden Prabowo menilai ada peluang besar untuk memperkuat konektivitas, terutama pada sektor maritim.
“Forum ini memiliki potensi besar dalam menjadi jembatan kerja sama dan konektivitas di kawasan kita. Kita berdua adalah negara Pasifik, dan bagi kami sebagai negara kepulauan, konektivitas dan kerja sama maritim sangat penting,” terangnya.
Penulis: Nazarullah
Editor: Dahlan









