Home / Berita / Parlementarial

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:13 WIB

Reses DPRK Banda Aceh di Geuceu Komplek: Faisal Ridha Kawal Aspirasi Drainase, Jalan & UMKM

REDAKSI

Anggota DPRK Banda Aceh Faisal Ridha, S.T. melaksanakan Reses II Masa Persidangan III TA 2026 bersama konstituen di Gampong Geuceu Komplek, Kecamatan Banda Raya, Senin malam 29/6/2026.

Anggota DPRK Banda Aceh Faisal Ridha, S.T. melaksanakan Reses II Masa Persidangan III TA 2026 bersama konstituen di Gampong Geuceu Komplek, Kecamatan Banda Raya, Senin malam 29/6/2026.

Banda Aceh — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Faisal Ridha, S.T., melaksanakan agenda Temu Ramah dan Silaturahmi bersama konstituen dalam rangka Reses II Masa Persidangan III Tahun Anggaran 2026. Kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat ini dipusatkan di Gampong Geuceu Komplek, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh, pada Senin malam, 29 Juni 2026.

​Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan namun tetap formal tersebut dihadiri oleh ratusan warga, tokoh masyarakat, perangkat gampong, perwakilan pemuda, serta kaum perempuan (emak-emak) yang antusias menyampaikan langsung unek-unek mereka terkait pembangunan wilayah.

​Dalam sambutannya, Faisal Ridha menegaskan bahwa agenda reses ini bukan sekadar rutinitas konstitusi formal, melainkan kewajiban moral seorang legislator untuk turun langsung mendengarkan detak jantung persoalan di tingkat tapak (akar rumput).

​”Reses ini adalah jembatan resmi untuk memastikan keluhan, kebutuhan, dan harapan Bapak-Ibu sekalian masuk ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. Setiap usulan yang logis dan mendesak akan kami kawal ketat dalam pembahasan anggaran di parlemen,” ujar politisi berlatar belakang teknik (S.T.) tersebut di hadapan warga.

Baca Juga :  TP PKK Aceh Besar Gelar Rapat Perdana dan Bekali Pengurus Pokja

​Ia menambahkan, keterlibatan aktif masyarakat dalam forum seperti ini sangat krusial agar pembangunan yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh tepat sasaran dan benar-benar menjawab masalah riil di lapangan.

Soroti Masalah Drainase, Infrastruktur, dan Ekonomi Kreatif

​Dalam sesi dialog, warga Gampong Geuceu Komplek secara bergantian menyampaikan berbagai aspirasi sektoral. Isu infrastruktur publik, khususnya sistem drainase lingkungan, menjadi salah satu topik utama yang paling banyak dikeluhkan.

Beberapa poin krusial yang berhasil dihimpun selama jalannya reses antara lain:

​Warga mengeluhkan sejumlah titik saluran air yang mulai mendangkal dan menyempit. Hal ini kerap memicu genangan air di badan jalan saat intensitas hujan tinggi mengguyur wilayah Geuceu Komplek.

Baca Juga :  Pangdam Iskandar Muda: Prajurit Kodam IM Hadir di Tengah Petani, Wujud Nyata Kepedulian TNI

Usulan mengenai pengaspalan jalan lingkungan yang mulai rusak, serta penambahan lampu penerangan jalan umum (PJU) guna meningkatkan keamanan lingkungan pada malam

Kelompok ibu-ibu dan pelaku UMKM setempat mengharapkan adanya intervensi berupa pelatihan keterampilan, bantuan modal usaha, serta fasilitas peralatan kerja untuk mendongkrak pendapatan keluarga pasca-pandemi dan dinamika ekonomi 2026.

​Menanggapi berbagai masukan tersebut, Faisal Ridha yang memiliki keahlian di bidang infrastruktur langsung memberikan catatan teknis. Ia berjanji akan memprioritaskan masalah drainase dan jalan lingkungan untuk dikoordinasikan secara instan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banda Aceh.

​”Terkait drainase, ini memang menjadi fokus kita di kawasan perkotaan yang padat. Kita butuh perencanaan makro agar aliran air terkoneksi dengan baik ke saluran pembuang utama. Untuk UMKM, kita juga akan dorong Dinas Koperasi dan UKM untuk mengalokasikan program pembinaan ke gampong ini,” paparnya secara terperinci.

Baca Juga :  Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh Luncurkan Program SAPA untuk Serap Aspirasi Warga

​Di tempat yang sama, perwakilan tokoh masyarakat Gampong Geuceu Komplek menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kesediaan Faisal Ridha untuk hadir secara langsung dan berdialog tanpa sekat. Menurut mereka, kehadiran anggota dewan ke tengah-tengah warga memunculkan optimisme baru bahwa masalah-masalah di tingkat desa bisa segera mendapat solusi konkret.

​”Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Pak Faisal Ridha. Kami berharap usulan yang diajukan malam ini tidak hanya sekadar tercatat di atas kertas, tetapi benar-benar terealisasi pada tahun anggaran berjalan maupun tahun depan melalui dana aspirasi atau program kedinasan,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat setempat.

​Acara temu ramah yang berlangsung tertib ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan dokumen aspirasi tertulis secara simbolis dari perangkat gampong kepada Faisal Ridha, S.T., untuk kemudian dibawa ke gedung parlemen DPRK Banda Aceh guna ditindaklanjuti secara kelembagaan.  [Adv]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Ketua Komisi VI DPRA Desak Investigasi Tuntas Ledakan KMP Aceh Hebat 2

Berita

Di Haul Abu Lam Ateuk, Pj Gubernur Safrizal Serahkan Ratusan Sarung & Handuk

Berita

Kapolres Aceh Tamiang: Penitipan Kendaraan di Polres dan Polsek Gratis, Masyarakat Jangan Ragu!

Berita

Pangdam Iskandar Muda Bantu Ribuan meter keramik untuk Mushalla dan Meunasah di Aceh

Berita

Perkuat Ekspor Ikan di Aceh, PEMA Trading Ikan dengan Perusahaan Jepang

Berita

RS Tk.II Iskandar Muda Terus Bertransformasi, Pangdam IM Tekankan beri pelayanan terbaik bagi pasien

Berita

Bahas Revisi UUPA, Pimpinan dan Fraksi DPRA Sampaikan Sejumlah Masukan Strategis ke Baleg DPR RI

Berita

Istri Wagub Aceh Ajak Masyarakat Belanja Takjil Produk UMKM Lokal