Home / Ekbis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:50 WIB

Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

REDAKSI

Pelaku usaha binaan saat mengikuti program pelatihan dan konsultasi bisnis di BSI UMKM Center. BSI mengoperasikan 35 Sentra UMKM, 4 UMKM Center, dan 23 Desa BSI guna mendampingi para pelaku usaha agar semakin legal, feasible, bankable, dan berdaya saing global.

Pelaku usaha binaan saat mengikuti program pelatihan dan konsultasi bisnis di BSI UMKM Center. BSI mengoperasikan 35 Sentra UMKM, 4 UMKM Center, dan 23 Desa BSI guna mendampingi para pelaku usaha agar semakin legal, feasible, bankable, dan berdaya saing global.

Jakarta — PT Bank Syariah Indonesia (Persero)Tbk (BSI) bersama Danantara Indonesia mempercepat penguatan ekonomi kerakyatan dengan membangun ekosistem pemberdayaan UMKM yang terintegrasi. Melalui 35 Sentra UMKM, BSI UMKM Center, dan 23 Desa BSI di berbagai daerah, BSI tidak hanya membuka akses pembiayaan, tetapi juga menyiapkan infrastruktur agar pelaku usaha mampu naik kelas, menjadi bankable, dan menembus pasar yang lebih luas.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional sekaligus pintu masuk utama pengembangan ekosistem halal Indonesia. Karena itu, BSI mengusung pendekatan end-to-end, mulai dari pendampingan usaha, peningkatan kapasitas SDM, sertifikasi halal, akses pembiayaan syariah, digitalisasi, hingga perluasan pasar domestik dan global.

Baca Juga :  Harga Bahan Pokok Senin 6 Januari 2025, Harga Minyak Goreng Curah dan Ikan Tongkol Naik

BSI saat ini memiliki lebih dari 340 ribu nasabah UMKM. Dari jumlah tersebut BSI bersama Danantara juga membangun 4 (empat) UMKM center untuk melakukan pembinaan secara khusus agar UMKM tersebut naik kelas. Saat ini lebih dari 6.000 UMKM memperoleh pendampingan dari BSI UMKM Center. BSI UMKM Center yang berada di Aceh, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar saat ini berfungsi sebagai pusat pelatihan, konsultasi bisnis, pemasaran, dan akses pembiayaan, serta showcasing produk-produk UMKM binaan yang tidak hanya bertahan, tumbuh menjadi usaha yang sehat, legal, feasible, bankable, dan berdaya saing. Hal ini sejalan dengan komitmen kami menjadikan UMKM tidak hanya sekedar pembiayaan, melainkan ekosistem yang membuat pelaku usaha benar-benar naik kelas. Sejalan dengan menghadirkan ekosistem UMKM nasional sejalan dengan visi pemerintah,” ujar Anggoro.

Baca Juga :  Perkuat sinergisitas, Dewas Perum Bulog laksanakan Audiensi dengan Pangdam IM

Penguatan dan pendampingan kepada UMKM dilakukan melalui lima strategi utama, yaitu peningkatan kualitas SDM, percepatan sertifikasi halal, pengembangan halal value chain dari hulu hingga hilir, penyediaan pembiayaan syariah, serta penguatan inovasi dan digitalisasi usaha. Sebagai bagian dari ekosistem tersebut, BSI mengembangkan 35 Sentra UMKM yang didukung dana zakat untuk memberdayakan pelaku usaha mustahik agar menjadi legal, feasible, dan bankable. Sebagai bagian dari mensuport pengembangan UMKM di pedesaan, BSI juga membangun 23 Desa Binaan yang mengoptimalkan potensi ekonomi lokal melalui pemberdayaan masyarakat berbasis desa.

Komitmen tersebut turut diperkuat melalui penyaluran pembiayaan Ritel dan UMKM yang hingga Mei 2026 mencapai Rp54,80 triliun, tumbuh double digit 11,14% (YOY) kepada lebih dari 340 ribu pelaku usaha melalui pembiayaan KUR Syariah, Mikro, dan SME. Di sisi lain, BSI mempercepat transformasi digital UMKM melalui Portal UMKM BSI, BEWIZE by BSI, BSI QRIS, dan BYOND by BSI agar pelaku usaha semakin adaptif terhadap ekonomi digital.

Baca Juga :  Bank Aceh Syariah x PosSaku: Kolaborasi Digital yang Siap Naikan Level UMKM Aceh

“Ketika UMKM naik kelas, manfaatnya tidak berhenti pada satu pelaku usaha. Dampaknya akan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat industri halal, dan menggerakkan ekonomi daerah. Inilah nilai ekonomi dan peran bank syariah sekaligus nilai sosial yang terus kami bangun bersama Danantara Indonesia,” tutup Anggoro.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Ekbis

Aceh Bukukan Surplus Perdagangan USD 105,40 Juta di Semester I 2026, Ekspor Didominasi Batu Bara

Ekbis

BSI Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

Ekbis

Bank Aceh Syariah x PosSaku: Kolaborasi Digital yang Siap Naikan Level UMKM Aceh

Ekbis

Kepiting Soka Budidaya Meuraxa Banda Aceh Sukses Diekspor ke Singapura, Malaysia, Jepang, dan China

Ekbis

Kemenekraf Kawal Revisi UU Hak Cipta untuk Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif

Ekbis

Bank Aceh Catat Kinerja Positif di Tahun 2024, Raih Opini WTP dari KAP Heliantono

Ekbis

Bank Aceh dan Muhammadiyah Jalin Kerja Sama Penyediaan Layanan Keuangan Perbankan

Ekbis

BSI Aceh Gelar Media Gathering Bahas Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Aceh