Home / Internasional

Jumat, 3 April 2026 - 20:25 WIB

Tragedi Hercules di Bolivia: 24 Tewas, Jutaan Lembar Uang Dijarah dan Dinyatakan Tidak Berlaku

REDAKSI

Petugas keamanan berjaga di sekitar puing pesawat angkut Hercules C-130 yang mengalami kecelakaan di Bandara Internasional El Alto, Bolivia. Insiden ini menewaskan 24 orang dan membawa muatan uang senilai Rp 1 triliun yang berakhir menjadi sasaran penjarahan.

Petugas keamanan berjaga di sekitar puing pesawat angkut Hercules C-130 yang mengalami kecelakaan di Bandara Internasional El Alto, Bolivia. Insiden ini menewaskan 24 orang dan membawa muatan uang senilai Rp 1 triliun yang berakhir menjadi sasaran penjarahan.

El Alto – Sebuah pesawat angkut Hercules C-130 mengalami kecelakaan fatal di Bandara Internasional El Alto, Bolivia, pada akhir Februari 2026. Insiden yang terjadi sesaat setelah pendaratan tersebut merenggut 24 nyawa dan memicu aksi penjarahan massal di lokasi kejadian.

​Kronologi dan Penjarahan Uang Milik Bank Sentral

​Pesawat tersebut diketahui tengah membawa muatan logistik krusial berupa 17,1 juta lembar uang kertas milik Bank Sentral Bolivia (BCB) dengan nilai total mencapai 423 juta bolivianos (setara kurang lebih Rp 1 triliun).

​Sesaat setelah kecelakaan, situasi menjadi tidak terkendali ketika warga setempat mengerumuni bangkai pesawat untuk mengambil uang tunai yang tumpah. Pihak kepolisian harus melepaskan gas air mata untuk menghalau massa yang bertindak anarkis, termasuk melempari aparat dengan batu dan menyerang awak media yang meliput di lokasi. Laporan pemerintah menyebutkan sekitar 30% dari total uang tersebut telah dijarah.

Baca Juga :  Smotrich Menteri Keuangan Israel Mengecam Netanyahu:Bantuan Kemanusiaan Untuk Gaza Adalah Kesalahan Besar

​Respons Tegas Pemerintah: Uang Dinyatakan “Sampah”

​Menanggapi aksi vandalisme tersebut, Bank Sentral Bolivia (BCB) mengambil langkah drastis dengan membatalkan status hukum seluruh uang kertas yang diangkut dalam penerbangan maut tersebut.

Baca Juga :  Malaysia Kirim 2 Ton Obat ke Aceh

​Pembatalan Seri B: Seluruh uang dengan seri B yang dibawa pesawat Hercules tersebut kini dinyatakan tidak berharga dan tidak akan diterima oleh pedagang manapun.

​Verifikasi Digital: Presiden BCB, David Espinoza, menyediakan alat pencarian di situs resmi bank sentral agar warga dapat memverifikasi keabsahan uang tunai mereka.

​Peringatan Hukum: Menteri Pertahanan, Marcelo Salinas, menegaskan bahwa penggunaan uang hasil jarahan tersebut adalah tindakan kriminal.

​”Saya ingin memperjelas kepada mereka yang mencoba mengambil uang dari pesawat ini bahwa uang ini tidak memiliki nilai hukum. Upaya menggunakannya adalah kejahatan,” tegas Marcelo Salinas.

Baca Juga :  Iran Klaim Tangkap Sejumlah Tentara AS di Tengah Eskalasi Konflik

​Imbauan Masa Berkabung

​Selain fokus pada pemulihan keamanan dan ekonomi, pemerintah Bolivia mendesak masyarakat untuk menghormati duka nasional atas gugurnya 24 korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Aparat meminta warga menghentikan aksi vandalisme dan menahan diri di tengah situasi sulit yang melanda negara tersebut.

​Pihak berwenang kini terus melakukan pengamanan ketat di area bandara guna memastikan sisa-sisa muatan dan puing pesawat dapat dievakuasi tanpa gangguan lebih lanjut.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Internasional

Ukraina di Gempur Rusia Dengan 620 Drone dan Rudal, Banyak Korban Jiwa

Internasional

Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan 32 Orang, Gencatan Senjata Terancam

Internasional

Imam Masjid Al-Aqsa Ditangkap Polisi Israel, Ketegangan di Yerusalem Timur Meningkat

Internasional

Lumpuhnya Sang Mata Langit: Hancurnya E-3 Sentry AWACS AS dalam Serangan Iran

Internasional

Trump Ancam Putus Dagang dengan Spanyol Usai Tolak Penggunaan Pangkalan Militer untuk Serang Iran

Internasional

40 Fasilitas Energi Hancur, Konflik Iran–AS–Israel Picu Krisis Minyak Dunia

Internasional

Iran Pasca – Serangan AS : Trump Sebut Kemungkinan Iran Mulai Lagi

Internasional

Pernyataan Jenderal Israel Soal Indonesia Picu Sorotan Global