Banda Aceh – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi Aswad, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
Pada tahun 2026, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini merealisasikan pembangunan lima unit rumah layak huni melalui usulan program pokok-pokok pikiran (pokir) DPRK Tahun Anggaran 2026.
Program tersebut menyasar masyarakat kurang mampu di Kecamatan Ulee Kareng dan Kecamatan Syiah Kuala yang selama ini membutuhkan hunian aman dan layak.
“Alhamdulillah, aspirasi masyarakat ini direspons dengan baik oleh Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Seluruh calon penerima telah melalui proses verifikasi kelayakan dan datanya terintegrasi dalam DTSEN,” ujar Musriadi, Minggu (29/3/2026).
Ia merincikan, pembangunan rumah layak huni tahun ini tersebar di beberapa gampong, yakni Gampong Pango Deah, Pango Raya, Ilie, Ceurih, Lamteh, dan Gampong Alue Naga di Kecamatan Syiah Kuala.
Selain pembangunan baru, program ini juga mencakup rehabilitasi rumah rusak berat di Gampong Pango Deah.
Musriadi menjelaskan, program pembangunan rumah layak huni ini merupakan hasil penyerapan aspirasi masyarakat saat kegiatan reses tahun 2025. Usulan tersebut kemudian diperjuangkan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Banda Aceh dan diintegrasikan dalam pokir DPRK.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat.
“Rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga tempat membangun ketenangan, beribadah, dan membina keluarga. Karena itu, kami berkomitmen agar masyarakat memiliki hunian yang aman, sehat, dan bermartabat,” tegas anggota dewan dari daerah pemilihan (dapil) Kecamatan Syiah Kuala dan Kecamatan Ulee Kareng ini.
Salah seorang penerima manfaat, Syahrial, yang bekerja sebagai juru parkir di kawasan Jembatan Pango, mengaku terharu atas bantuan yang diterimanya.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Wakil Ketua DPRK Banda Aceh yang telah memperjuangkan rumah layak huni untuk kami. Ini adalah impian lama keluarga kami,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Cut Asna, warga Gampong Ilie, Kecamatan Ulee Kareng, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh setrika pakaian.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Banda Aceh dan Bapak Musriadi Aswad yang telah mengadvokasi bantuan ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.
Para penerima manfaat juga mendoakan agar Musriadi Aswad senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.
Program rumah layak huni ini diharapkan dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah bersama DPRK Banda Aceh dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu.
Editor: Redaksi









