Jakarta – Ketua DPR Aceh (DPRA), Zulfadhli, mendampingi Gubernur Aceh, Mualem, dalam sebuah pertemuan strategis bersama Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Bob Hasan, di Jakarta pada Kamis (15/01/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Aceh untuk menyuarakan isu-isu krusial di tingkat nasional.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif tersebut turut memperlihatkan soliditas para wakil rakyat Aceh di Senayan. Sejumlah anggota DPR dan DPD RI asal Aceh hadir langsung menunjukkan komitmen bersama, di antaranya Muhammad Nasir Djamil, Azhari Cage, Muslim Ayub, serta Sudirman (Haji Uma). Selain itu, anggota DPR Aceh, Hendri Muliana, juga tampak hadir dalam rombongan.
Fokus pada Isu Strategis dan Otonomi
Forum ini dimanfaatkan secara maksimal untuk menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat Aceh kepada pemerintah pusat. Pembahasan utama berfokus pada isu-isu strategis mulai dari percepatan pembangunan, optimalisasi otonomi khusus, hingga upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Serambi Mekkah.
Ketua DPRA, Zulfadhli, memberikan apresiasi tinggi atas kesediaan Ketua Baleg DPR RI untuk membuka ruang audiensi dan mendengarkan masukan langsung dari daerah.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Ketua Baleg DPR RI yang telah meluangkan waktu. Pertemuan ini sangat penting untuk menyuarakan aspirasi dan kebutuhan Aceh di tingkat nasional. Kami berharap, dengan dukungan pemerintah pusat, Aceh dapat terus maju dan berkembang,” ujar Zulfadhli.
Harmonisasi Hubungan Pusat dan Daerah
Senada dengan Ketua DPRA, Gubernur Aceh, Mualem, menekankan bahwa sinergi dan koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat adalah kunci utama dalam membangun Aceh. Ia berharap pertemuan ini menjadi pintu bagi hubungan yang semakin harmonis dan produktif ke depannya.
Melalui diskusi ini, diharapkan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi Aceh dapat segera mendapatkan solusi terbaik demi keberlanjutan pembangunan dan kemaslahatan rakyat Aceh. [Adv]
Editor: Redaksi













