Home / Ekonomi

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:25 WIB

Harga Emas Perhiasan Naik Tipis, Ini Update Terbaru Hari Ini

REDAKSI

Aktivitas jual beli emas perhiasan di toko emas. Harga emas perhiasan pada Kamis (26/3/2026) terpantau naik tipis di sejumlah platform perdagangan nasional.

Aktivitas jual beli emas perhiasan di toko emas. Harga emas perhiasan pada Kamis (26/3/2026) terpantau naik tipis di sejumlah platform perdagangan nasional.

Jakarta – akuPergerakan harga emas perhiasan pada Kamis, 26 Maret 2026, menunjukkan tren kenaikan tipis di sejumlah platform perdagangan emas nasional. Data yang dihimpun hingga siang hari mencatat adanya penyesuaian harga di beberapa penyedia, seperti Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, serta Laku Emas.

Kenaikan harga ini menjadi sinyal bahwa pasar emas, khususnya sektor perhiasan, masih bergerak dinamis di tengah berbagai tekanan dan peluang ekonomi global. Meski tidak signifikan, perubahan harga ini tetap menjadi perhatian bagi masyarakat, terutama mereka yang aktif berinvestasi maupun yang berencana membeli perhiasan emas dalam waktu dekat.

Secara umum, harga emas perhiasan sangat dipengaruhi oleh sejumlah faktor utama. Salah satunya adalah permintaan dari industri perhiasan global. Ketika permintaan meningkat, baik karena musim pernikahan, hari raya, maupun tren fashion, harga emas cenderung ikut terdorong naik.

Baca Juga :  Harga Emas di Lhokseumawe Stabil, Capai Rp8,15 Juta per Mayam

Selain itu, fluktuasi nilai tukar mata uang, khususnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, juga memainkan peran penting. Ketika rupiah melemah, harga emas dalam negeri biasanya ikut terkerek naik karena emas diperdagangkan secara global menggunakan dolar AS.

Faktor lainnya adalah kebijakan bank sentral dunia dalam mengelola cadangan emas. Dalam situasi ketidakpastian ekonomi global, banyak bank sentral meningkatkan cadangan emas sebagai langkah pengamanan, yang pada akhirnya dapat mendorong harga emas di pasar internasional.

Baca Juga :  Rangkaian Milad ke-5, BSI Aceh Laksanakan Donor Darah di Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang

Tidak hanya itu, sentimen pasar dan kondisi geopolitik juga turut memengaruhi. Emas dikenal sebagai aset lindung nilai (safe haven), sehingga ketika terjadi gejolak ekonomi atau ketidakpastian global, permintaan terhadap emas biasanya meningkat.

Di sisi lain, harga emas perhiasan memiliki karakteristik berbeda dibandingkan emas batangan. Selain nilai kandungan emasnya, harga perhiasan juga dipengaruhi oleh biaya produksi, desain, serta margin penjual. Hal ini menyebabkan selisih harga jual dan beli (spread) pada emas perhiasan cenderung lebih tinggi.

Bagi masyarakat yang ingin membeli emas perhiasan, momen seperti sekarang dapat menjadi peluang, terutama jika kenaikan harga masih tergolong tipis. Namun demikian, calon pembeli tetap disarankan untuk memantau pergerakan harga secara berkala dan membandingkan harga dari beberapa penyedia sebelum melakukan transaksi.

Baca Juga :  BSI Gelar BSI Fest Ramadhan 1447 H di Masjid Raya Baiturrahman

Sementara itu, bagi investor, penting untuk memahami bahwa emas perhiasan lebih cocok untuk kebutuhan konsumtif atau jangka panjang, bukan untuk trading jangka pendek. Oleh karena itu, keputusan membeli atau menjual sebaiknya didasarkan pada tujuan keuangan yang jelas.

Dengan kondisi pasar yang masih fluktuatif, kewaspadaan dan kecermatan dalam membaca tren menjadi kunci utama. Baik pembeli maupun investor diharapkan dapat memanfaatkan momentum dengan bijak agar memperoleh nilai optimal dari setiap transaksi emas yang dilakukan.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Bank Aceh Aktif Salurkan Bantuan selama Bulan Ramadhan

Ekonomi

Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun

Ekonomi

Krue Seumangat, Perpustakaan BI Aceh Hadirkan Senyum dan Semangat Anak-Anak Pidie Jaya

Ekonomi

Solusi Bangun Andalas Santuni 200 Anak Yatim di Lhoknga dan Leupung

Ekonomi

Bank Aceh Serahkan Zakat Karyawan Rp1,43 Miliar ke Baitul Mal

Ekonomi

Harga Emas di Banda Aceh Tembus Rp8,1 Juta per Mayam, Minat Pembeli Tetap Stabil

Ekonomi

Harga Emas di Aceh Tembus Rp8,6 Juta per Mayam, Akankah Menuju Rp10 Juta?

Ekonomi

BSI Perkuat BYOND dan E-Channel, Siap Hadapi Lonjakan Transaksi Lebaran