Banda Aceh – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Aceh menggelar silaturahmi khusus bertajuk Halal Bihalal Idulfitri 1447 H bersama insan pers di Solong Jembatan Pango, Banda Aceh, Senin (30/03/2026).
Acara yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPW PKB Aceh, Haji Ruslan Daud (HRD). Turut hadir jajaran Dewan Suro, seluruh anggota DPR tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, serta pengurus harian DPW PKB Aceh.
Media Sebagai Mata dan Telinga Aspirasi
Dalam sambutannya, HRD menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap peran jurnalis dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa media massa merupakan mitra kerja strategis bagi PKB dalam memetakan persoalan di lapangan.
“Kami sengaja membuat momen khusus ini untuk berhalal bihalal dengan rekan-rekan media. Dalam menyerap aspirasi, kami banyak terbantu dengan pemberitaan terkait infrastruktur pertanian, jalan, dan sarana irigasi. Semua informasi itu kami peroleh dari rekan-rekan media,” ungkap Anggota DPR RI tersebut.
Menurut HRD, kehadiran media sangat krusial untuk memastikan distribusi kemakmuran sampai kepada rakyat. Informasi dari media membantu para wakil rakyat dari PKB untuk menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi secara optimal. “Kami meminta agar rekan-rekan media terus menjadi mitra kami,” tambahnya.
Kritik Terhadap Gaya Hidup Mewah Pejabat
Di sela-sela acara, HRD turut menanggapi pertanyaan wartawan mengenai kasus viral seorang anggota DPRA dari partai lokal yang mempertontonkan kemewahan dengan berbuka puasa di hotel berbintang, di tengah kondisi rakyat Aceh yang sedang tertimpa bencana dan tinggal di tenda pengungsian.
HRD menilai tindakan tersebut sangat tidak patut dilakukan oleh seorang pejabat publik.
“Sikap demikian tidak baik untuk ditampilkan kepada masyarakat. Fungsi DPR adalah mengawasi distribusi kemakmuran bagi rakyat, bukan mempertontonkan kemewahan atas jabatan yang disandang sehingga melukai hati rakyat,” tegas HRD.
Komitmen dan Sanksi bagi Kader
Sebagai pimpinan partai, HRD menjamin bahwa perilaku pamer kemewahan tidak akan terjadi pada anggota dewan dari PKB. Ia menegaskan tidak akan segan mengambil tindakan disiplin jika ada kader yang bertindak tidak empatik terhadap kondisi masyarakat.
“Bila ada yang melakukan hal tersebut, kami akan memanggil langsung yang bersangkutan dan memberikan sanksi. Kita hadir untuk membantu rakyat, bukan melukai kepercayaan dan hati mereka yang kita wakili,” pungkasnya.
Editor: redaksi









