Bireuen – Jembatan Krueng Tingkeum yang terletak di Kutablang, Bireuen, pada lintasan utama Banda Aceh-Medan, terpaksa ditutup kembali untuk semua jenis kendaraan pada Sabtu (4/4/2026) pagi. Penutupan ini dilakukan setelah ditemukan kerusakan pada dua papan lantai dari pelat beton jembatan bailey tersebut.
Penyebab Kerusakan
Kerusakan diduga kuat terjadi setelah jembatan dilintasi oleh truk dengan muatan berlebih (overload) yang mencapai lebih dari 30 ton. Mengingat kondisi ini membahayakan keselamatan, tim maintenance segera melakukan perbaikan darurat pada bagian barat jembatan (arah Banda Aceh).
“Perbaikan dilakukan mencegah terjadi musibah bagi pengendara,” ujar Fachruddin, Asisten Barang Milik Negara (BMN) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Satker Wilayah 1.
Pengalihan Arus Lalu Lintas
Selama proses perbaikan berlangsung, pihak terkait menempatkan pembatas di pintu masuk jembatan dan mengalihkan arus kendaraan:
- Kendaraan Kecil/Minibus: Kendaraan dari arah Peusangan diminta putar balik dan diarahkan menuju jalur alternatif Jembatan Awe Geutah, Paya Teupin Reudeup, Peusangan Selatan.
- Kendaraan dari Arah Timur: Langsung diarahkan masuk ke Desa Kulu menuju Lueng Daneun ke Awe Geutah Paya.
- Truk Bermuatan Besar: Terlihat bertahan dan membentuk antrean di sekitar lokasi jembatan menunggu akses dibuka kembali.
Kondisi Terkini
Setelah proses penggantian papan lantai beton selesai dilakukan, Jembatan Krueng Tingkeum akhirnya dibuka kembali untuk lalu lintas pada pukul 14.00 WIB di hari yang sama.
Pihak BPJN Aceh mengimbau pengendara untuk memahami bahwa penutupan jembatan secara tiba-tiba merupakan tanda adanya kerusakan yang sedang diperbaiki demi kelancaran dan keamanan arus lalu lintas di masa mendatang.
Editor: Redaksi









