Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyerahkan tiga unit rumah layak huni kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), Rabu (15/7/2026).
Penyerahan rumah dilakukan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas tempat tinggal warga sekaligus mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di ibu kota Provinsi Aceh.
Illiza mengatakan rumah yang telah selesai dibangun telah memenuhi standar rumah layak huni sehingga diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi para penerimanya.
“Rumah yang kami bangun sudah sesuai dengan standar rumah layak huni. Harapannya, masyarakat dapat tinggal dengan lebih nyaman, sehat, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” ujar Illiza.
Menurutnya, sepanjang tahun 2026 Pemerintah Kota Banda Aceh menargetkan pembangunan sebanyak 71 unit rumah, yang terdiri atas 21 unit pembangunan rumah baru, sementara sisanya merupakan program rehabilitasi rumah tidak layak huni.
Ia menjelaskan, rumah yang menjadi sasaran program ini sebelumnya berada dalam kondisi sangat memprihatinkan sehingga tidak memenuhi standar kelayakan sebagai tempat tinggal.
“Rumah-rumah yang dibangun ini sebelumnya memang dalam kondisi sangat tidak layak huni. Program ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mudah-mudahan rumah ini benar-benar memberikan manfaat bagi para penerimanya,” katanya.
Editor: Redaksi









