Home / Daerah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:53 WIB

BMKG: CUACA BANDA ACEH BERAWAN TEBAL KAMIS INI, WASPADA BIBIT SIKLON TROPIS

REDAKSI

BMKG memprakirakan cuaca di mayoritas kota besar Indonesia pada Kamis (20/8/2026) didominasi cerah berawan hingga berawan tebal.

BMKG memprakirakan cuaca di mayoritas kota besar Indonesia pada Kamis (20/8/2026) didominasi cerah berawan hingga berawan tebal.

JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di mayoritas kota besar di Indonesia didominasi kondisi cerah berawan, berawan, hingga berawan tebal.

Prakirawan BMKG Nazmi Nariyah menyampaikan bahwa untuk wilayah Indonesia bagian barat, cuaca cerah berawan hingga berawan tebal diprediksi terjadi di sejumlah kota, antara lain Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Jambi, Pangkalpinang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, dan Samarinda.

Di sisi lain, potensi hujan ringan diprakirakan terjadi di Bengkulu, Serang, Bandung, serta Tanjung Selor. BMKG juga memprediksi fenomena udara kabur akan menyelimuti Padang, Palembang, Bandar Lampung, Palangkaraya, dan Banjarmasin, sementara kawasan Pekanbaru berpotensi mengalami asap atau kabut.

Baca Juga :  Kodim 0108/Agara dan Masyarakat Percepat Finishing Jembatan Gantung di Ds. Kuta Ujung, Aceh Tenggara 

Untuk kawasan Indonesia bagian timur, kondisi serupa mendominasi. Sebagian besar kota seperti Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Merauke diperkirakan berada dalam kondisi cerah berawan hingga berawan tebal. Adapun hujan ringan diprediksi melanda Mamuju, Palu, dan Jayawijaya, serta wilayah Kendari berpotensi mengalami udara kabur.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Tekankan Percepatan Pembebasan Lahan SPAM Regional

Meskipun cuaca didominasi berawan, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa lokasi. Hal ini dipicu oleh keberadaan bibit siklon tropis 95W yang terpantau di pesisir timur Pulau Hainan, China.

Sistem fenomena tersebut memiliki tekanan udara sekitar 999 hektopaskal dan kecepatan angin maksimum mencapai 25 knot yang bergerak ke arah barat laut. Kendati peluangnya rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 48 hingga 72 jam ke depan, kemunculannya memicu daerah konvergensi dan konfluensi yang mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan.

Baca Juga :  Pelayanan Polres Aceh Tamiang Tetap Berjalan di Posko Tanggap Darurat

Masyarakat diimbau untuk memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala melalui kanal resmi BMKG, seperti situs bmkg.go.id maupun akun media sosial resmi BMKG.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Armia Pahmi: Tidak Terekspose Bukan Berarti Saya Tidak Bergerak

Daerah

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Takziah ke Rumah Duka Ibunda Bupati Aceh Timur

Daerah

Pelaku Pembakar Dayah Babul Maghfirah Aceh Besar di Tangkap, Ini Kata Polisi

Daerah

Hari Jadi Humas Polri ke – 74, Polresta Gelar Donor Darah dan Pengobatan Gratis 

Daerah

Jadikan Kota yang Nyaman, Pemkab Aceh Barat Mulai Revitalisasi Pedestrian dan Renovasi Tugu Pelor Meulaboh

Daerah

Sebanyak 63 Warga Binaan Lapas Sinabang Terima Remisi HUT ke-81 RI

Berita

RSUD Aceh Besar Raih Penghargaan Kinerja Memuaskan BUMD & BLUD Top 100 Choice Award 2024.

Daerah

Mualem Tinjau Pelabuhan Krueng Geukueh