JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di mayoritas kota besar di Indonesia didominasi kondisi cerah berawan, berawan, hingga berawan tebal.
Prakirawan BMKG Nazmi Nariyah menyampaikan bahwa untuk wilayah Indonesia bagian barat, cuaca cerah berawan hingga berawan tebal diprediksi terjadi di sejumlah kota, antara lain Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Jambi, Pangkalpinang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, dan Samarinda.
Di sisi lain, potensi hujan ringan diprakirakan terjadi di Bengkulu, Serang, Bandung, serta Tanjung Selor. BMKG juga memprediksi fenomena udara kabur akan menyelimuti Padang, Palembang, Bandar Lampung, Palangkaraya, dan Banjarmasin, sementara kawasan Pekanbaru berpotensi mengalami asap atau kabut.
Untuk kawasan Indonesia bagian timur, kondisi serupa mendominasi. Sebagian besar kota seperti Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Merauke diperkirakan berada dalam kondisi cerah berawan hingga berawan tebal. Adapun hujan ringan diprediksi melanda Mamuju, Palu, dan Jayawijaya, serta wilayah Kendari berpotensi mengalami udara kabur.
Meskipun cuaca didominasi berawan, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa lokasi. Hal ini dipicu oleh keberadaan bibit siklon tropis 95W yang terpantau di pesisir timur Pulau Hainan, China.
Sistem fenomena tersebut memiliki tekanan udara sekitar 999 hektopaskal dan kecepatan angin maksimum mencapai 25 knot yang bergerak ke arah barat laut. Kendati peluangnya rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 48 hingga 72 jam ke depan, kemunculannya memicu daerah konvergensi dan konfluensi yang mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan.
Masyarakat diimbau untuk memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala melalui kanal resmi BMKG, seperti situs bmkg.go.id maupun akun media sosial resmi BMKG.
Editor: Dahlan











