Home / Nasional

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Pimpinan DPR Terima Audiensi Aktivis AMPB, Puan Jelaskan Pembagian Tugas Saat Paripurna

REDAKSI

Pimpinan DPR menerima audiensi aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu di Kompleks Parlemen, Kamis (27/8/2026).

Pimpinan DPR menerima audiensi aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu di Kompleks Parlemen, Kamis (27/8/2026).

JAKARTA — Sejumlah aktivis dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), termasuk Supriyono alias Botok, menyampaikan kekecewaannya atas absennya Ketua DPR RI Puan Maharani pada awal Rapat Paripurna DPR, Kamis (27/8/2026). Kekecewaan tersebut dipicu karena Puan tidak memimpin langsung jalannya rapat saat Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyampaikan perkembangan RUU Perampasan Aset, serta tidak menemui massa aksi secara langsung.

Kedatangan massa dari berbagai daerah seperti Pati, Surabaya, hingga Bali diterima oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Cucun Ahmad Syamsurijal, dan Saan Mustopa di Ruang Abdul Muis, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Raih Dua Penghargaan di Ajang Indonesia Muslim Travel Index 2025

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan AMPB Teguh Istiyanto meminta pimpinan DPR untuk bersedia menemui massa di luar gedung secara langsung. Teguh juga menyayangkan ketidakhadiran Ketua DPR di awal sidang yang membahas agenda penting negara. Menurutnya, rapat paripurna seharusnya dihadiri oleh seluruh anggota dan pimpinan dewan. Selain audiens di dalam gedung, sejumlah anggota DPR lainnya juga terlihat naik ke atas mobil komando di depan gedung parlemen untuk berinteraksi langsung dengan massa AMPB.

Baca Juga :  Tokoh Pemuda Papua Dukung Pendekatan Humanis dan Penegakan Hukum Satgas Operasi Damai Cartenz

Berdasarkan pemantauan jalannya rapat, Puan Maharani baru hadir di sela-sela Rapat Paripurna sekitar pukul 11.15 WIB. Puan masuk saat agenda Pembicaraan Tingkat II/Pengambilan Keputusan atas RUU tentang Pertanggungjawaban Atas Pelaksanaan APBN TA 2025 yang dilaporkan oleh Wakil Ketua Badan Anggaran DPR Jazilul Fawaid.

Setelah hadir, Puan bersama Wakil Ketua DPR Sari Yuliati menggantikan Dasco, Saan, dan Cucun untuk memimpin jalannya rapat paripurna, sehingga ketiga wakil ketua tersebut dapat menerima perwakilan massa di Ruang Abdul Muis.

Baca Juga :  Kapolri Donor Darah di HUT ke-53 KSPSI, Tegaskan Dukungan untuk Kesejahteraan Buruh

Menanggapi sorotan terkait ketidakhadirannya pada awal rapat, Puan Maharani menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena adanya penyesuaian agenda dan pembagian tugas di internal pimpinan DPR.

Puan menyebutkan bahwa sebelum menghadiri rapat paripurna, ia harus menghadiri agenda pertemuan lain terlebih dahulu. Ia menegaskan bahwa keberadaan satu ketua dan empat wakil ketua DPR memungkinkan penanganan tugas, kepemimpinan sidang, serta penerimaan aspirasi masyarakat dilakukan secara bergantian sesuai pembagian peran.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Nasional

KLH Proses Hukum 30 Perusahaan Karhutla, Tuntutan Bisa Capai Rp15 Triliun

Nasional

Satgas Yonif 112/DJ, Kodam Iskandar Muda Buka lahan pertanian di Puncak Jaya

Nasional

Mualem Cerita ke Hasyim Djojohadikusumo: Aceh Butuh Rice Mill Sendiri, Pabrik Tuna, dan Reaktivasi Pabrik Kertas

Nasional

Indonesia Tegaskan Pasukan ke Gaza Fokus Misi Kemanusiaan

Nasional

Mualem Gerak Cepat, Temui Menteri PUPR Dorong Percepatan Pembangunan Aceh

Nasional

BNPB Catat Banjir dan Longsor Terjadi di Sejumlah Daerah, Aceh Masih Terdampak Terparah

Nasional

Indonesia Siap Bangun PLTN 7 GW, Hashim: Masuk RUPTL 2025-2034

Nasional

Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi