Home / Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Cegah Karhutla, Bupati Aceh Selatan Imbau Warga Stop Buka Lahan dengan Cara Membakar

REDAKSI

Bupati Aceh Selatan Mirwan MS mengimbau masyarakat menghentikan pembukaan lahan dengan cara membakar untuk mencegah karhutla. Imbauan disampaikan Kamis (27/8/2026) di Tapaktuan.

Bupati Aceh Selatan Mirwan MS mengimbau masyarakat menghentikan pembukaan lahan dengan cara membakar untuk mencegah karhutla. Imbauan disampaikan Kamis (27/8/2026) di Tapaktuan.

TAPAKTUAN – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menghentikan aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar. Imbauan ini ditegaskan langsung oleh Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, sebagai langkah nyata untuk menjaga kelestarian hutan dan mengantisipasi bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut, Kamis (27/8/2026).

Mirwan menegaskan bahwa hutan di Aceh Selatan merupakan aset dan warisan alam bernilai tinggi yang wajib dijaga bersama, baik demi keberlangsungan hidup saat ini maupun untuk generasi masa depan.

Baca Juga :  Ketua SPS Aceh hadiri Acara Penobatan UMKM Binaan PEMA

“Atas nama Pemkab Aceh Selatan, kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, jangan ada lagi yang membuka lahan dengan cara membakar,” ujar Mirwan.

Metode pembakaran lahan dinilai sangat berbahaya karena tidak hanya merusak ekosistem dan kawasan hutan, tetapi juga memicu dampak luas seperti pencemaran udara, gangguan kesehatan, hingga ancaman terhadap keselamatan dan aktivitas harian warga.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Tinjau Pos Pelayanan Ops Lilin Seulawah-2024 di Pidie

Ia menambahkan bahwa kepentingan jangka pendek tidak boleh mengorbankan masa depan anak cucu.

“Hutan Aceh Selatan adalah warisan yang harus kita jaga untuk anak cucu, bukan untuk dihanguskan demi kepentingan sesaat yang dapat menyusahkan orang banyak,” tegasnya.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Resmikan Pabrik Karet PT Potensi Bumi Sakti di Aceh Barat

Menutup imbauannya, Mirwan berharap kesadaran lingkungan di tengah masyarakat semakin meningkat. Ia menekankan bahwa perlindungan terhadap alam tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan butuh partisipasi aktif dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat agar hutan Aceh Selatan tetap lestari.(*)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Pembangunan Jembatan Bailey Teupin Reudep yang menghubungkan Bireuen – Aceh Utara Capai 99 %

Daerah

Dua Lumba-Lumba Terjebak di Tambak di Aceh Tamiang, Warga Bahu Membahu Selamatkan ke Laut

Aceh Besar

Plt Sekda Aceh Besar Bahrul Jamil Kunjungi SMAN 1 Seulimeum 

Daerah

Arus Balik dan Wisatawan Padati Pelabuhan Ulee Lheue Pasca Lebaran Idul Fitri 1447 H

Daerah

Dinsos Bireuen Perkuat Peran PSM Untuk Tingkatkan Akurasi Data dan Pemantapan Bantuan Berbasis DTKS

Berita

Dilantik Jadi Ketum HIMAS Periode 2025-2030, Ir. Iskandar Ajak Semua Pihak Perhatikan Masyarakat Simeulue

Daerah

Pemerintah Ajukan Rancangan Qanun RPJMD Kepada DPRK Aceh Besar

Daerah

50 Hari Pascabencana, 24 Desa di Aceh Tengah Masih Terisolasi Akibat Banjir dan Longsor