Home / Ekbis

Kamis, 17 September 2026 - 11:37 WIB

Sektor Pertambangan Dinilai Berpotensi Jadi Penggerak Ekonomi Aceh, USK Tekankan Pentingnya Hilirisasi

REDAKSI

Guru Besar Universitas Syiah Kuala (USK) Abd Jamal menilai sektor pertambangan berpotensi besar menjadi penggerak ekonomi Aceh, Rabu (16/9/2026).

Guru Besar Universitas Syiah Kuala (USK) Abd Jamal menilai sektor pertambangan berpotensi besar menjadi penggerak ekonomi Aceh, Rabu (16/9/2026).

BANDA ACEH — Guru Besar Universitas Syiah Kuala (USK), Abd Jamal, menilai investasi di sektor pertambangan memiliki potensi besar menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Aceh. Menurutnya, investasi tersebut memiliki daya dorong ekonomi yang kuat, khususnya pada tahap pembangunan dan konstruksi, bahkan mampu mengubah kawasan terpencil menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Biasanya, investasi pertambangan memiliki daya dorong yang kuat, terutama pada tahap konstruksi. Suatu wilayah yang dulunya terpencil mampu diubah menjadi pusat pertumbuhan,” ujar Abd Jamal pada Rabu (16/9/2026).

Meski demikian, keberlanjutan manfaat ekonomi tersebut sangat bergantung pada proses hilirisasi. Tanpa hilirisasi, pertumbuhan ekonomi dari sektor tambang berpotensi terhenti saat aktivitas eksploitasi usai, mengingat pertambangan merupakan sumber daya yang tidak dapat diperbarui.

Baca Juga :  DPD REI Aceh Tetapkan Jadwal Musda 21 September 2026, Siap Gelar Agenda Transisi Organisasi

Indikator Dampak Ekonomi dan Efek Pengganda

Untuk mengukur dampak investasi pertambangan secara komprehensif, tidak hanya Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang dijadikan acuan, tetapi juga penerimaan daerah (pajak, retribusi, royalti, DBH) serta kemampuan menciptakan lapangan kerja.

Jika sektor pertambangan mampu menjadi sektor basis atau leading sector, perkembangan di sektor ini akan turut menarik gerbong ekonomi sektor pendukung lainnya. Investasi tambang juga memicu efek pengganda (multiplier effect) melalui:

  • Infrastruktur Publik: Pembangunan jalan, pelabuhan, dan pembangkit listrik oleh perusahaan dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat umum.
  • Peluang Bisnis Lokal: Menggerakkan BUMD dan pengusaha daerah melalui penyediaan logistik, katering, transportasi, serta penyewaan alat berat.
  • Aktivitas Ekonomi Masyarakat: Pengeluaran belanja pekerja tambang menghidupkan sektor ritel, properti/kos-kosan, rumah makan, dan UMKM sekitar.
Baca Juga :  PT Solusi Bangun Andalas dan BMKG Berkolaborasi untuk Mitigasi Bencana di Aceh Besar

Tantangan Tenaga Kerja dan Catatan Kebijakan

Abd Jamal mengingatkan bahwa pertambangan adalah industri padat modal. Penyerapan tenaga kerja langsung secara umum terbatas pada keahlian spesifik yang jika belum tersedia di daerah, berpotensi didatangkan dari luar. Peluang penyerapan tenaga kerja lokal terbesar justru berada pada sektor-sektor pendukung tidak langsung seperti usaha kuliner, laundry, transportasi, keamanan, dan konstruksi.

Baca Juga :  Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

Oleh karena itu, keberadaan investasi pertambangan perlu diimbangi dengan kebijakan yang tepat agar memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat lokal:

  • Pemberdayaan Masyarakat: Program Corporate Social Responsibility (CSR) dan pemberdayaan diarahkan pada peningkatan kapasitas jangka panjang (seperti beasiswa dan modal usaha), bukan sekadar bantuan amal yang bersifat konsumtif.
  • Pengelolaan Fiskal Daerah: Pemerintah daerah diharapkan mampu mengonversi penerimaan royalti dan pajak menjadi pembangunan fasilitas publik dasar, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan.

Penulis : Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekbis

Pertamina Pastikan Stok BBM di Nagan Raya Aman dan Penyaluran ke SPBU Berjalan Lancar

Ekbis

BEI Perketat Pengawasan Terhadap Telkom (TLKM) Buntut Investigasi Regulator AS

Ekbis

Urgensi dan Dampak Kehadiran Qanun Aceh No 11Tahun 2018 Tentang Lembaga Keuangan Syariah

Ekbis

PT Pema Berikan Dana Binaan untuk Dua UMKM Terbaik

Ekbis

PT PCI dan PT MCC15 Siap Bangun Fasilitas Tambang, Gubernur Aceh Saksikan Tandatangan Kerjasama

Ekbis

Sebut Sawit Aceh Bebas Deforestasi, Wagub Ajak Perusahaan Global Investasi di Aceh

Berita

Harga Bahan Pokok Senin 6 Januari 2025, Harga Minyak Goreng Curah dan Ikan Tongkol Naik

Ekbis

LKBN ANTARA Biro Sultra Gelar Pelatihan Fotografi Produk untuk 50 Pelaku UMKM di Kendari