Home / Pemko Banda Aceh

Sabtu, 19 September 2026 - 13:47 WIB

BACCE 2026 Masuk KEN, Illiza: Kopi Bukan Sekadar Minuman

REDAKSI

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal buka Banda Aceh Colossal Coffee Experience 2026 di Lapangan Blang Padang Jumat malam 18 September 2026, tegaskan BACCE bukan sekadar festival tapi perayaan identitas warga.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal buka Banda Aceh Colossal Coffee Experience 2026 di Lapangan Blang Padang Jumat malam 18 September 2026, tegaskan BACCE bukan sekadar festival tapi perayaan identitas warga.

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal membuka acara Banda Aceh Colossal Coffee Experience (BACCE) 2026 yang digelar pada tanggal 18-20 di Lapangan Blang Padang pada Jumat (18/09/2026) malam.

Dalam berbagai hal, Illiza menegaskan BACCE bukan sekedar festival, melainkan perayaan atas identitas warga Banda Aceh.

“Malam ini kita tidak hanya sekedar membuka sebuah festival. Malam ini kita sedang merayakan sesuatu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Aceh, kopi,” ujarnya.

“Di Banda Aceh, kopi bukan sekedar minuman. Kopi adalah budaya, ruang pertemuan, ruang diskusi, dan penggerak ekonomi,” ujarnya lagi.

Menurutnya, julukan Banda Aceh sebagai Kota Seribu Warung Kopi bukan sekedar slogan, melainkan cerminan kehidupan sosial masyarakat, tempat lahirnya gagasan dan peluang usaha.

Illiza pun menyampaikan penghargaan kepada Kementerian Pariwisata RI atas dukungannya sehingga BACCE 2026 bersama Aceh Ramadhan Festival berhasil masuk dalam kalender resmi Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Sebelumnya, Aceh Culinary Festival juga konsisten masuk 10 besar KEN.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Tertibkan PKL dan Bangunan Liar di Jalan Utama Tungkop Kopelma Darussalam

“Pengakuan ini adalah amanah sekaligus tantangan. Kita harus membuktikan setiap rupiah dan usaha dalam agenda ini benar-benar berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, mendorong daya beli, dan memperkuat promosi potensi daerah ke ranah internasional,” sebutnya.

Ia juga menyebutkan selama tiga hari ke depan, Blang Padang akan menjadi panggung perjumpaan tradisi dan inovasi. “Kopi saring khas Aceh akan bersanding dengan teknologi modern, kreasi industri kreatif, seni hiburan, fashion lokal, hingga kuliner khas.”

“Kita ingin dampak BACCE tidak redup saat panggung ditutup. Di tangan para peracik kopi, pemilik kedai, dan pelaku UMKM lah, cangkir-cangkir kopi kita tidak hanya menyajikan rasa, tetapi juga menyajikan cerita tentang peradaban dan harapan masa depan daerah kita,” kata Illiza yang malam itu tampil dengan busana bermotif Gayo -daerah sentra produksi kopi Aceh.

Baca Juga :  Afdhal Ikuti Peringatan Detik-detik Proklamasi Secara Virtual di Anjong Mon Mata

Sementara Plh Deputi Bidang Pengembangan dan Penyelenggara Kegiatan Kemenpar RI Hafiz Agung Rifa’i menyampaikan selamat dan penghargaan kepada Pemko Banda Aceh melalui Dispar Kota Banda Aceh serta seluruh pihak yang secara konsisten mengembangkan sektor pariwisata melalui acara berbasis budaya tradisi ngopi.

“Tahun ini untuk pertama kalinya BACCE terpilih dalam 110 Karisma Event Nusantara 2026. BACCE bukan semata-mata atraksi budaya, event ini wujud nyata sinergi dan kolaborasi antara budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, dan semangat bersama seluruh warga Banda Aceh,” ujarnya.

Ia mengatakan, kopi Aceh tidak hanya memiliki nilai ekonomi tinggi, tetapi juga menjadi ruang publik yang inklusif dan tumpuan interaksi sosial yang autentik di tengah dunia digital. “Melalui penyelenggaraan ini, mari kita sama-sama menjaga, melestarikan, dan mengembangkan warisan budaya ngopi agar semakin dikenal tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional.”

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Tekankan Pentingnya Keamanan Rumah dan Keselamatan Mudik

“Dan yang tak kalah pentingnya adalah memberikan ruang kreasi bagi masyarakat untuk terus berkarya dan menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya ngopi Aceh,” katanya.

Sejalan dengan arahan kebijakan Kementerian Pariwisata melalui program Event by Indonesia, termasuk terus mendorong penguatan acara berbasis kekayaan intelektual dan budaya lokal.

“Upaya ini kami lakukan agar kami mampu bersaing di tingkat global serta mendorong peningkatan kualitas wisatawan, lama tinggal, dan belanja,” ujar Hafiz yang pada seremoni pembukaan turut menyerahkan Piagam KEN 2026 kepada Wali Kota Illiza.

Penulis: Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Wali Kota dan Delegasi APEKSI Tanam Mangga-Rambutan di Hutan Kota Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Pimpin Apel,ASN Diminta Berikan Pelayanan Yang Ramah

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Dorong Dunia Usaha Gunakan CSR untuk Perluas Universal Coverage Jamsostek di Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Kajian Dakwah Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Ustadz Fakhruddin Bahas Tafsir Surat Yasin

Pemko Banda Aceh

Teken MoU dengan ILO, Pemko Banda Aceh Kembangkan ‘Kota Parfum’ Berdaya Saing Global Berbasis Nilam

Pemko Banda Aceh

Sambut Tahun Ajaran Baru, Wali Kota Illiza Salurkan Bantuan Sekolah untuk Anak Yatim di Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Tekankan Pentingnya Keamanan Rumah dan Keselamatan Mudik

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Turun Langsung Pantau Operasi Pasar LPG 3 Kg