Home / Pemerintah

Sabtu, 19 September 2026 - 16:00 WIB

Dody Hanggodo Cek Longsor Sanehen: Penanganan Harus Berdasarkan Kajian

REDAKSI

Menteri PU Dody Hanggodo tinjau lokasi rumah tertimbun longsor di Kampung Sanehen Silih Nara Aceh Tengah Jumat 18 September 2026 yang pekan lalu tewaskan anak 9 tahun, tekankan penanganan pascabencana harus kajian teknis.

Menteri PU Dody Hanggodo tinjau lokasi rumah tertimbun longsor di Kampung Sanehen Silih Nara Aceh Tengah Jumat 18 September 2026 yang pekan lalu tewaskan anak 9 tahun, tekankan penanganan pascabencana harus kajian teknis.

ACEH TENGAH — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia Dody Hanggodo meninjau langsung lokasi rumah tertimbun tanah longsor di Kampung Sanehen, Kecamatan Silih Nara, Aceh Tengah, Jumat, 18 September 2026. Kunjungan itu dilakukan untuk melihat kondisi kawasan terdampak sekaligus menjadi bagian dari persiapan pemerintah menentukan penanganan pascabencana.

Dody tiba di lokasi sekitar pukul 11.05 WIB. Ia melihat kondisi tanah dan kawasan di sekitar permukiman warga yang terdampak longsor yang terjadi pekan lalu yang menyebabkan satu orang meninggal dunia.

Meskidemikian, pemerintah belum langsung menetapkan bentuk penanganan. Asesmen teknis akan dilakukan lebih dulu untuk mengetahui kondisi tanah, tingkat keamanan kawasan, serta dampaknya terhadap permukiman dan infrastruktur.

Baca Juga :  Mukhsin Kembali Dipercaya Pimpin Bagian Hukum Setdako Banda Aceh

Menurut Dody, hasil kajian tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan langkah rehabilitasi maupun pembangunan kembali infrastruktur di kawasan terdampak.

“Penanganan pascabencana harus dilakukan secara terencana dan berdasarkan kajian teknis, dengan mempertimbangkan kondisi tanah, lingkungan, tata ruang dan kebutuhan masyarakat,” kata Dody saat meninjau lokasi.

Ia mengatakan kondisi geografis dan karakteristik tanah harus menjadi pertimbangan sebelum pembangunan dilakukan. Pemerintah, kata dia, perlu memastikan infrastruktur yang dibangun setelah bencana tidak justru meningkatkan risiko bagi masyarakat.

Baca Juga :  Disdik Aceh Apresiasi Langkah Bupati Aceh Barat, Ajak Kepala Daerah Lain Bersama Bangun Karakter Anak Negeri

Peninjauan di Aceh Tengah juga menjadi bagian dari koordinasi pemerintah pusat dan daerah dalam menangani dampak bencana. Dody menekankan perlunya keterlibatan berbagai instansi, termasuk pemerintah daerah, TNI-Polri dan instansi teknis, dalam proses penanganan.

Setelah meninjau lokasi longsor, Dody melanjutkan kunjungan ke Pusat Pengelolaan Air Minum Bur Oregon di Kampung Jongok Bathin, Kecamatan Kebayakan. Dari Aceh Tengah, rombongan Menteri PU kemudian bertolak menuju Kabupaten Bener Meriah.

Kunjungan Dody di Aceh Tengah mendapat pengamanan dari Polres Aceh Tengah. Sementara rangkaian kunjungan Menteri PU di Aceh Tengah berakhir sekitar pukul 13.20 WIB.

Baca Juga :  Enam Siswa SMAN Unggul Subulussalam Wakili Aceh di Ajang FIKSI Tingkat Nasional

Diketahui, bencana tanah longsor di Kampung Sanehen, Kecamatan Silih Nara, Aceh Tengah pada Minggu, 13 September 2026 lalu menyebabkan satu unit rumah milik warga mengalami rusak berat.

Dalam peristiwa itu, satu orang anak meninggal dunia atasnama Nazila 9 tahun. Sementara 13 orang lainnya mengalami luka – luka hingga mendapatkan perawatan di RSUD Datu Beru Takengon.

Adapun data korban luka – luka yakni, Rosita (61), Nurjanah (51) Halimatus Sakdiyah (43), Anisa (7), Alyah (74), Sapri (32), Sulis (39), Yuhana (39), Naumi (5), Sahril (27), Juraini (25), Raimah (55) dan Ruhdi (42).***

Penulis: Hidayat. S

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Presiden RI Rangkul dan Jabat Tangan Mualem di Istana Kepresidenan

Pemerintah

Pemerintah Aceh Dorong Penggunaan Bahasa dan Aksara Daerah dalam Kehidupan Sehari-hari

Aceh

Dana Otsus Tahap II Cair Rp 1,5 Triliun, Khusus Jatah Provinsi

Pemerintah

Pemerintah Ingatkan Risiko Hukum Pembatalan Areal Preservasi dalam UU KSDAHE di MK

Berita

Tgk. M. Nizar Dilantik sebagai Anggota DPRA melalui PAW Menggantikan Alm. Waled Nura

Pemerintah

DPRK Lhokseumawe Imbau Jaga Kondusivitas Jelang Pilchiksung Serentak

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Minta Pemerintah Beri Perlakuan Khusus untuk Tambang Galian C

Pemerintah

Razia Jam Kerja, Satpol PP & WH Aceh Jaring 13 ASN Nongkrong di Warung Kopi