Banda Aceh – Kabar membanggakan menyelimuti Provinsi Aceh di awal April ini. Setelah melalui proses panjang, Aceh secara resmi ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional Tahun 2028. Penetapan ini mendapat apresiasi tinggi dari pimpinan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).
Wakil Ketua Komisi VII DPRA, dalam keterangannya pada Jumat (3/4/2026), menyatakan bahwa keputusan ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi masyarakat Aceh yang sudah merindukan momen tersebut selama puluhan tahun.
”Kami sangat mengapresiasi dan bersyukur atas penetapan ini. Sudah 47 tahun berlalu sejak Aceh terakhir kali menjadi tuan rumah pada tahun 1981. Ini adalah momentum bagi kita untuk menunjukkan kembali marwah Aceh sebagai Serambi Mekkah di level nasional,” ujarnya.
Menurutnya, penunjukan Aceh sebagai tuan rumah bukan sekadar agenda seremoni tahunan, melainkan panggung besar untuk memperkuat syiar Islam dan mempererat ukhuwah Islamiyah di seluruh nusantara. Ia menegaskan bahwa Komisi VII yang membidangi agama dan kebudayaan akan mengawal penuh persiapan ajang bergengsi ini.
”Ini tanggung jawab besar. Kita harus mulai bersiap, baik dari segi infrastruktur, sarana prasarana, maupun kesiapan kafilah kita. Kami di DPRA akan memastikan dukungan kebijakan dan anggaran berjalan sinergis dengan Pemerintah Aceh agar penyelenggaraan nanti menjadi yang terbaik,” tambahnya.
Selain aspek religi, Wakil Ketua Komisi VII juga menyoroti potensi kebangkitan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata religi dan UMKM yang akan bergerak saat ribuan tamu dari seluruh provinsi hadir di Aceh.
”Dampak ekonominya akan sangat terasa bagi masyarakat. Kita ingin tamu yang datang nanti tidak hanya terkesan dengan kemegahan acara, tetapi juga dengan keramahan dan kenyamanan Aceh yang damai dalam bingkai syariat,” pungkasnya.
Penetapan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh elemen masyarakat di Aceh untuk berbenah dan menyukseskan perhelatan MTQ Nasional ke-32 pada tahun 2028 mendatang.
Editor: Redaksi









