Home / Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:49 WIB

BOSP 2026 Percepat Pemulihan SMAN 3 Manyak Payed Pascabencana

Redaksi

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menyampaikan keterangan terkait percepatan rehabilitasi mobiler SMAN 3 Manyak Payed pascabanjir melalui pemanfaatan Dana BOSP 2026, Sabtu (17/1/2026).

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menyampaikan keterangan terkait percepatan rehabilitasi mobiler SMAN 3 Manyak Payed pascabanjir melalui pemanfaatan Dana BOSP 2026, Sabtu (17/1/2026).

Aceh Tamiang — Upaya pemulihan sektor pendidikan pascabencana banjir di Aceh terus menunjukkan progres positif. Berkat akselerasi pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun 2026, rehabilitasi mobiler di SMAN 3 Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, berhasil dirampungkan lebih cepat.

Percepatan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan fleksibilitas penggunaan Dana BOSP 2026 bagi satuan pendidikan yang terdampak bencana hidrometeorologi. Kebijakan tersebut diberikan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas usulan Pemerintah Aceh, guna memastikan kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

Baca Juga :  Tiga Siswa SMAN 3 Banda Aceh Raih Medali Emas pada Lomba POSI 2025

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menyampaikan bahwa pendidikan menjadi sektor prioritas dalam masa pemulihan pascabencana. Oleh karena itu, sekolah-sekolah yang terdampak banjir didorong untuk segera menyelesaikan rehabilitasi sarana dan prasarana pendukung pembelajaran.

“Anak-anak harus segera kembali belajar dalam kondisi yang aman dan layak. Pendidikan tidak boleh terhenti terlalu lama akibat bencana,” ujar Murthalamuddin, Sabtu (17/1/2026).

Di SMAN 3 Manyak Payed, tercatat sebanyak 90 set meja dan kursi siswa yang rusak akibat banjir telah selesai direhabilitasi. Perbaikan dilakukan melalui skema perakitan ulang dan perbaikan mobiler dengan tetap mengacu pada ketentuan teknis Dana BOSP.

Baca Juga :  Disdik Aceh Seumeugleh di Pante Bidari, Plt Kadisdik Sekolah dan Masjid Harus Segera Layak Digunakan

Dalam pelaksanaannya, rehabilitasi dilakukan menggunakan skema khusus yang menekankan efisiensi penggunaan material, khususnya plywood, tanpa mengabaikan standar kualitas dan keselamatan. Langkah ini dinilai efektif untuk mempercepat pemulihan sekaligus menjaga akuntabilitas anggaran.

Murthalamuddin menegaskan bahwa seluruh proses pemulihan pendidikan pascabencana berada dalam pengawasan ketat lintas sektor. Pengawasan ini bertujuan memastikan penggunaan anggaran tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga :  DEKAN FDK UCAPKAN SELAMAT ATAS PERESMIAN LABORATORIUM PROF. ALI HASJMY PRODI KESOS

“Pemulihan pendidikan akan terus dikawal lintas sektor agar anggaran digunakan secara efektif dan akuntabel, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh siswa dan sekolah,” tegasnya.

Dengan selesainya rehabilitasi mobiler tersebut, SMAN 3 Manyak Payed kini siap kembali melaksanakan proses pembelajaran secara optimal. Pemerintah Aceh berharap langkah ini dapat menjadi contoh percepatan pemulihan pendidikan di sekolah-sekolah lain yang terdampak bencana, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan layanan pendidikan di tengah situasi darurat.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Berita

Dinas Pendidikan Aceh Sambut Program “Go to School” Bersama KPI Aceh

Berita

Disdik Aceh Dorong Prestasi Siswa OSN Lewat Kelas Lanjutan dan Komunitas Belajar

Pemerintah Aceh

Plt Sekda Aceh Buka Pascal XIII SMA 10 Fajar Harapan

Pendidikan

Aceh Jadi Prioritas Revitalisasi Sekolah 2026, Abdul Mu’ti Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

Pendidikan

Dosen di AS Keluhkan Rendahnya Kemampuan Membaca Mahasiswa Gen-Z, Standar Akademik Terpaksa Diturunkan

Aceh

Akademisi Jebolan Harvard Ajak Disdik Berani Berinovasi untuk Bangkitkan Mutu Pendidikan

Pendidikan

FDK UIN Ar-Raniry Lepas tim KPM-PKM Internasional ke Pulau Penang Malaysia

Pendidikan

Kadisdik Aceh Shalat Dhuhur Bersama Siswa SMAN 1 Meukek, Tekankan Penguatan Karakter di Bulan Ramadhan