Home / Nasional

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:46 WIB

IUPK Freeport Diperpanjang hingga 2061, Investasi dan Penerimaan Negara Diproyeksi Meningkat

REDAKSI

Penandatanganan MoU perpanjangan IUPK PT Freeport Indonesia hingga 2061 disaksikan Presiden Prabowo Subianto dalam forum Business Summit di Washington, menandai penguatan investasi dan kontribusi sektor pertambangan bagi Indonesia.(20/2/2026)

Penandatanganan MoU perpanjangan IUPK PT Freeport Indonesia hingga 2061 disaksikan Presiden Prabowo Subianto dalam forum Business Summit di Washington, menandai penguatan investasi dan kontribusi sektor pertambangan bagi Indonesia.(20/2/2026)

Jakarta – Pemerintah Indonesia resmi memperpanjang Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) milik PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk periode 2041 hingga 2061. Keputusan strategis ini menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan industri pertambangan nasional sekaligus memastikan kontribusi jangka panjang terhadap penerimaan negara.

Kesepakatan tersebut ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara pemerintah Indonesia dan perusahaan induk PTFI, Freeport-McMoRan, dalam forum Business Summit yang diselenggarakan oleh US Chamber of Commerce di Washington, D.C., Rabu (18/2/2026) malam waktu Amerika Serikat.

Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menyampaikan bahwa perpanjangan izin tersebut memberikan kepastian investasi jangka panjang bagi operasional perusahaan. Ia menegaskan bahwa keberlanjutan operasi tambang akan berdampak signifikan terhadap pemasukan negara serta penguatan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Kolaborasi Strategis Kampus Dorong Pembangunan Berkelanjutan di NTB

Menurut Tony, penerimaan negara dari operasional PTFI diproyeksikan mencapai sekitar Rp90 triliun atau setara 6 miliar dolar AS setiap tahun. Nilai tersebut berasal dari berbagai komponen, mulai dari pajak, royalti, hingga dividen yang akan terus mengalir selama masa perpanjangan izin.

โ€œLangkah ini memastikan keberlanjutan operasi PTFI sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam untuk kemakmuran rakyat sesuai amanat UUD 1945,โ€ ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (20/2/2026).

Selain kontribusi bagi pemerintah pusat, perpanjangan IUPK juga memberikan dampak langsung terhadap pemerintah daerah dengan estimasi penerimaan sekitar Rp14 triliun per tahun. Tidak hanya itu, keberlanjutan operasional tambang juga menjamin kelangsungan sekitar 30 ribu tenaga kerja, baik karyawan langsung maupun pekerja sektor pendukung.

Baca Juga :  Presiden dan Wakil presiden Menghadiri HUT ke-79 Bhayangkara

Program pengembangan masyarakat juga tetap menjadi prioritas. PTFI menyiapkan anggaran sekitar Rp2 triliun per tahun untuk berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah tambang.

Tony menambahkan bahwa perpanjangan IUPK tersebut sekaligus memastikan keberlanjutan cadangan emas dan tembaga yang menjadi salah satu aset strategis nasional. Selain itu, kesepakatan baru juga membuka ruang peningkatan kepemilikan saham Indonesia di PTFI.

Melalui MoU tersebut, kepemilikan saham Indonesia direncanakan bertambah sebesar 12 persen pada 2041, sehingga memperkuat posisi nasional dalam pengelolaan sumber daya tambang.

Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh Rosan Roeslani bersama President & CEO Freeport-McMoRan, Kathleen Quirk, serta Presiden Direktur PTFI Tony Wenas. Momentum ini turut disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  MBG Tetap Jalan Selama Ramadhan, Siswa Puasa Terima Makanan Kering

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat, baik di bidang politik maupun ekonomi.

โ€œKami menginginkan hubungan terbaik dengan Amerika Serikat di semua bidang, secara politik maupun ekonomi,โ€ ujar Prabowo.

Perpanjangan izin ini dinilai menjadi tonggak penting dalam menjaga stabilitas investasi sektor pertambangan nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen mineral utama dunia. Dengan kepastian regulasi jangka panjang, diharapkan pengelolaan sumber daya alam dapat semakin optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi negara serta masyarakat.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Nasional

SEKDA NASIR RAIH ANUGERAH SMSI SEBAGAI TOKOH INSPIRATIF NASIONAL 2026

Nasional

Kapolri Donor Darah di HUT ke-53 KSPSI, Tegaskan Dukungan untuk Kesejahteraan Buruh

Hukum

Kurir Sabu 1,9 Kg Ditangkap di Bandara SIM Saat Hendak Terbang ke Jakarta

Nasional

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 112/DJ Kodam IM bersama masyarakat bersihkan pasar Distrik Tinggi Nambut Puncak Jayaย 

Nasional

Kemag Imbau Umat Islam Tunggu Hasil Sidang Isbat Idul Fitri

Nasional

Gubernur Aceh Ikuti Retret Kepala Daerah se-Indonesia di Akmil Magelang

Nasional

Kemenag Bagikan Snack Ramadan untuk WBP Rutan Weda, Kegiatan Berjalan Aman dan Tertib

Nasional

Nanik S. Deyang Resmi Jabat Kepala Badan Gizi Nasional Gantikan Dadan Hindayana