Home / Nasional

Senin, 21 September 2026 - 11:43 WIB

Pemerintah Siapkan 2 Juta Hektare Lahan untuk Kejar Program Etanol 20% (E20)

REDAKSI

Pemerintah siapkan 2 juta hektare lahan untuk kejar program campuran etanol 20% (E20), Mentan Andi Amran Sulaiman fokus produksi bahan baku tebu, jagung, dan singkong dengan target penuhi E20 dalam 2 tahun.

Pemerintah siapkan 2 juta hektare lahan untuk kejar program campuran etanol 20% (E20), Mentan Andi Amran Sulaiman fokus produksi bahan baku tebu, jagung, dan singkong dengan target penuhi E20 dalam 2 tahun.

JAKARTA — Pemerintah mulai menyiapkan lahan skala besar guna mengejar realisasi program campuran etanol 20% atau E20. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyiapkan 2 juta lahan baru untuk mendukung realisasi program etanol 20 (E20), yang difokuskan untuk memproduksi bahan baku tebu, jagung, dan singkong.

“Sekarang etanol kita kejar. Etanol ini butuh lahan 1 sampai 2 juta hektar dengan tiga komoditas strategis. Insyaallah kita akan bangun pabriknya kita gerakan masif seluruh Indonesia,” ujar Amran dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Amran menegaskan, lahan yang akan digunakan merupakan lahan hutan yang memang dialokasikan untuk tanaman pangan. Saat ini, tercatat ada 20 juta hektar lahan yang sudah tersedia untuk mendukung program tersebut.

Baca Juga :  Polri Lakukan Mutasi 1.255 Personel: Sepuluh Kapolda Berganti, Sepuluh Polwan jadi Kapolres

Pembabatan hutan ditegaskan sebagai opsi terakhir apabila lahan yang tersedia saat ini tidak sesuai untuk ditanami ketiga komoditas strategis tersebut.

“Jadi jangan langsung babat hutan, nggak. Itu terakhir. Yang kedua adalah seluruh yang sudah dilepaskan kita pilih. Ada 1,3 juta hektar. Kita pilih lagi. Kalau sudah cocok dengan tebu, oke itu aja kita pakai,” tegas Amran.

Dalam kesempatan yang sama, Amran menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Pada tahap awal, Kementerian Pertanian akan menyiapkan bantuan benih jagung untuk 1 juta hektar kepada setiap pemerintah daerah.

“Kami lihat jagungnya yang tanamannya bagus, produksinya tinggi, saya akan tambah di Januari tambah luasan jagung,” tegasnya.

Baca Juga :  Satgas Yonif 112/DJ Layani Kesehatan Gratis dan Bagikan Bahan Makanan di Puncak Jaya

“Begitu pula alat mesin pertanian kita berikan support, tetapi yang paling penting adalah tebu. Kita butuh 1 juta hektar. Tadi sudah dihadiri oleh Pak Dirjen dari Kehutanan Planologi kemudian Deputi dari BUMN kita akan bergerak bersama,” lanjut Amran.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan bahwa kebutuhan lahan merupakan salah satu tantangan utama dalam pengembangan E20 di dalam negeri. Pemerintah memperkirakan kebutuhan sekitar 2 juta hektar lahan untuk mendukung produksi bahan baku etanol.

Zulhas menyebutkan bahwa lahan tersebut akan dipetakan dari sejumlah wilayah, mulai dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, hingga Papua.

Baca Juga :  Kehadiran Sekolah Rakyat Jadi Modal Peningkatan SDM Keluarga Miskin

“Memang yang menjadi titik bottleneck adalah lahan. Tapi setelah dibahas tadi, ada dari Kalimantan, ada dari Sumatra, ada dari Jawa, dan ada dari Papua, kita bisa dapatkan 2 juta,” kata Zulhas di Istana Kepresidenan, Rabu (16/9/2026).

Dalam skema tersebut, Kementerian Pertanian bertugas menyiapkan kebutuhan lahan dan rencana pengembangannya. Sementara itu, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) akan berperan dalam pembangunan industri pengolahan etanol.

Pemerintah optimistis target tersebut dapat tercapai setelah dilakukan pemetaan potensi lahan yang tersedia.

“Kalau kami dapatkan 2 juta tuh ya Insya Allah nanti yang E20 ini bisa kita penuhi dalam 2 tahun mendatang,” pungkas Zulhas.

Penulis: Hidayat. S

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Emas Hitam dari Desa Sojomerto: Babak Baru Kemandirian Energi Berbasis Rakyat

Nasional

Pembuatan Undang-undang Penyadapan Dimulai,DPR Fokus Pada Pencegahan Penyalahgunaan

Nasional

Audiensi Strategis: Aceh Dapat Dukungan Rp1,052 Triliun dari Kemenkes

Hukum

PN Idi Vonis 6 Bulan dan 3 Bulan Penjara Pelaku Kekerasan Terhadap Anak di Aceh Timur  

Nasional

Kakanwil Ditjenpas Maluku Utara Teken Pakta Integritas, Perkuat Komitmen Zona Integritas WBK-WBBM

Hukum

Polisi Amankan Lima Penyebar Hoaks Naiknya Air Laut saat Musibah Banjir, Masyarakat Diimbau tetap Tenang

Berita

Gubernur Aceh Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2025

Nasional

​BMKG Terbitkan Peringatan Dini 6-7 April 2026: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem dan Hujan Lebat di Wilayah Indonesia