BANDA ACEH — Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) bersama para ketua fraksi, Ketua Badan Legislasi (Banleg), serta Ketua Badan Kehormatan Dewan (BKD) menggelar rapat koordinasi strategis bersama Wakil Gubernur Aceh di Ruang Kerja Ketua DPRA, Senin (14/9/2026).
Pertemuan lintas elemen ini diselenggarakan guna memperkuat koordinasi, pengawasan, serta penyelarasan program kerja prioritas antara pihak legislatif dan eksekutif di Pemerintah Aceh.
Penyelarasan Program Prioritas dan Legislasi
Rapat koordinasi yang berlangsung tertutup di ruang kerja pimpinan legislatif tersebut membahas sejumlah isu krusial terkait arah kebijakan prioritas daerah, percepatan pembahasan rancangan qanun, hingga penguatan disiplin dan tata kelola kelembagaan di lingkungan pemerintahan Aceh.
Dalam pertemuan ini, pimpinan DPRA bersama para ketua fraksi menekankan pentingnya komitmen bersama dalam mendorong pembentukan qanun-qanun prioritas yang menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Aceh. Peran Banleg DPRA turut diperkuat untuk memastikan rancangan regulasi daerah dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.
Selain itu, keterlibatan pimpinan BKD dalam rapat koordinasi tersebut difokuskan pada pengawasan internal, menjaga integritas, serta memastikan pelaksanaan tugas-tugas legislasi dan pengawasan berjalan sesuai dengan aturan tata tertib yang berlaku.
Memperkuat Kemitraan Eksekutif dan Legislatif
Kehadiran Wakil Gubernur Aceh dalam rapat koordinasi ini disambut baik oleh pimpinan DPRA. Pertemuan ini diharapkan mampu membangun komunikasi politik dan kerja birokrasi yang lebih responsif serta efisien, sehingga setiap kebijakan daerah dapat dieksekusi dengan baik oleh pihak eksekutif demi kesejahteraan rakyat Aceh.
Kedua belah pihak bersepakat untuk terus mengedepankan pola kerja yang kooperatif dan saling menguatkan, terutama dalam mengawal penyusunan program anggaran dan regulasi daerah ke depan.
Dengan terlaksananya rapat koordinasi di Ruang Kerja Ketua DPRA ini, sinergi antara Pemprov Aceh dan lembaga DPRA diharapkan dapat semakin kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan pelayanan publik di Provinsi Aceh. [Adv]
Editor: Dahlan









