Aceh Besar – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan internal dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan, Polres Aceh Besar menggelar simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako), Rabu (04/03/2026), di halaman Mapolres setempat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis kepolisian dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi unjuk rasa anarkis, ancaman teror, maupun upaya penyusupan ke lingkungan markas. Simulasi dirancang menyerupai situasi nyata guna menguji respons, koordinasi, dan ketepatan prosedur seluruh personel yang terlibat.
Simulasi diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Besar, Chairul Ikhsan. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kesiapan menghadapi situasi kontinjensi tidak boleh bersifat seremonial, melainkan harus dibangun melalui latihan yang terukur dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini bukan sekadar latihan rutin, tetapi bentuk kesiapan nyata dalam menghadapi kemungkinan gangguan keamanan, baik berupa unjuk rasa, ancaman teror, maupun upaya masuk tanpa izin ke lingkungan mako,” tegasnya di hadapan jajaran personel.
Menurutnya, keberhasilan pengamanan tidak hanya ditentukan oleh kekuatan personel, tetapi juga oleh ketepatan prosedur, kecepatan pengambilan keputusan, serta soliditas komunikasi antar unit. Karena itu, setiap tahapan dalam simulasi dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Skenario Dibuat Mendekati Kondisi Riil
Dalam pelaksanaannya, skenario latihan menggambarkan situasi massa yang datang menyampaikan aspirasi, namun berpotensi berkembang menjadi aksi anarkis. Personel yang bertugas melakukan deteksi dini terhadap potensi kerawanan, dilanjutkan dengan pendekatan persuasif melalui negosiasi.
Ketika situasi dalam simulasi menunjukkan eskalasi, pasukan pengendali massa (Dalmas) bergerak sesuai plot yang telah ditentukan. Mereka mempraktikkan teknik formasi, pengamanan pintu masuk, hingga langkah pengendalian massa secara terukur dan proporsional.
Tak hanya itu, pengamanan akses masuk markas juga diperketat. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap setiap tamu dan kendaraan yang hendak memasuki area mako. Titik-titik strategis seperti gerbang utama, ruang pelayanan publik, dan area parkir menjadi fokus pengawasan guna mencegah potensi gangguan dari luar.
Seluruh rangkaian kegiatan diawasi langsung oleh pimpinan untuk memastikan tidak terjadi kekeliruan dalam penerapan SOP. Evaluasi lapangan juga dilakukan guna mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan, baik dari sisi teknis maupun koordinasi.
Wujud Komitmen Pelayanan dan Keamanan
Pelaksanaan Sispam Mako secara berkala merupakan bagian dari komitmen Polres Aceh Besar dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya. Dengan sistem pengamanan yang teruji, diharapkan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal tanpa gangguan.
Kapolres menegaskan bahwa institusi kepolisian harus selalu siap menghadapi berbagai kemungkinan dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Kesiapan tersebut tidak hanya demi menjaga keamanan internal, tetapi juga untuk memastikan rasa aman bagi masyarakat luas.
Melalui latihan yang berkesinambungan, Polres Aceh Besar ingin memastikan setiap personel memahami peran dan tanggung jawabnya. Dengan demikian, apabila terjadi situasi darurat yang sebenarnya, respons dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur.(**)
Editor: Dahlan













