Home / Aceh

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:37 WIB

Wakapolda Aceh Hadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026

REDAKSI

Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo bersama Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani dan unsur Forkopimda saat menghadiri peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 di Aula Kantor BNNP Aceh, Banda Aceh, Kamis (23/7/2026).

Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo bersama Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani dan unsur Forkopimda saat menghadiri peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 di Aula Kantor BNNP Aceh, Banda Aceh, Kamis (23/7/2026).

Banda Aceh – Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., menghadiri peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Banda Aceh, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani dan dihadiri sejumlah pejabat dari unsur Forkopimda serta instansi terkait, di antaranya Kesbangpol Aceh, Anggota Majelis Tuha Peut Wali Nanggroe Aceh, Danlanud Sultan Iskandar Muda (SIM), Danlanal Sabang, Pamen Ahli Pangdam Iskandar Muda, Wakil Wali Kota Banda Aceh, Kepala LPP RRI Banda Aceh, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh.

Baca Juga :  Pembunuhan di Aceh Timur: Korban Dibacok, Pelaku Menyerahkan Diri

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa peringatan HANI Tahun 2026 merupakan wujud komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antarlembaga dan seluruh elemen masyarakat dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah Aceh.

Baca Juga :  DPRA Bahas Qanun Ketertiban Umum, Atur Aktifitas Malam dan Etika Sosial Bagi Perempuan

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkokoh kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Upaya tersebut membutuhkan peran aktif semua pihak, baik aparat penegak hukum, pemerintah daerah, maupun masyarakat,” ujar Joko.

Baca Juga :  Plt. Kadisdik Aceh: BLUD SMK yang Gagal Mandiri Selama 3 Tahun Akan Ditutup

Ia berharap, melalui peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2026, sinergitas antara Polri, BNN, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh lapisan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan Aceh yang bersih dari narkoba.

“Dengan sinergi yang semakin solid, diharapkan tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, sehingga mampu mendukung kelancaran pembangunan di Aceh,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Antrean SKCK Membeludak untuk Syarat PPPK Paruh Waktu, Polresta Banda Aceh Tetap Buka Layanan di Hari Libur

Aceh

Enam Orang Diamankan Polisi, Diduga Memprovokasi dan Menurunkan Bendera Merah Putih saat Unras di Kantor Gubernur Aceh

Aceh

Ketua ICMI Aceh: Pendidikan Harus Mampu Mengentaskan Kemiskinan dan Menjawab Kebutuhan Dunia Kerja

Aceh

Bangkit dari Lumpur Banjir, Pendidikan Aceh Harus Tetap Berjalan

Aceh

Kadisdik Aceh Buka Raker Pengawas SMA/SMK/SLB se-Aceh: Dorong Transformasi Pendidikan Berbasis Iman, Taqwa, dan Digitalisasi

Aceh

Kisah Prof Jasafat, Guru Besar UIN Ar-Raniry: Kebesaran Itu Bernilai Jika Mampu Membesarkan Allah

Aceh

Puncak Perayaan Harhubnas di Aceh, Dishub Anugerahkan Penghargaan kepada Tokoh Transportasi dan Luncurkan Rute Baru Trans Koetaradja

Aceh

Malaysia Kirim 2 Ton Obat ke Aceh