Home / Parlementarial / Pemerintah

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:24 WIB

Anggota DPRA Bunda Salma Apresiasi Gubernur Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana

REDAKSI

Bunda Salma apresiasi keputusan Gubernur Aceh perpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi, Jumat 23/1/2025

Bunda Salma apresiasi keputusan Gubernur Aceh perpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi, Jumat 23/1/2025

Lhokseumawe – Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh, Bunda Salma, menyampaikan apresiasi mendalam atas keputusan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) yang kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Aceh hingga 29 Januari 2026.

Ia menyebut keputusan tersebut sebagai langkah strategis dan sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pemulihan pascabanjir dan longsor di berbagai wilayah, terutama Aceh Utara yang masih menghadapi dampak signifikan.

Ia menilai keputusan Mualem untuk berkantor sementara di Lhokseumawe menunjukkan bentuk tanggung jawab moral, kepedulian, dan keseriusan seorang pemimpin dalam memastikan keselamatan rakyatnya. “Ini bukan sekadar simbol, tapi bukti pemimpin yang hadir di tengah warganya,” ujarnya.

Baca Juga :  M Nasir Dilantik Sebagai Ketua Pengda Kagama Aceh

Dalam keterangannya, Bunda Salma juga menyampaikan rasa syukur karena pemerintah pusat melalui Mendagri telah menyetujui rekomendasi perpanjangan darurat yang diajukan Mualem.

Ia menilai respons cepat dari pemerintah pusat membuktikan bahwa laporan kondisi Aceh benar-benar diperhatikan dan diprioritaskan. Hal ini menurutnya penting, mengingat banyak daerah yang hingga kini masih membutuhkan penanganan bencana secara intensif.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Dorong Peran Strategis Serikat Pekerja Jaga Hubungan Industrial

Sebagai anggota Komisi III DPRA, Bunda Salma menegaskan bahwa perpanjangan masa darurat merupakan keharusan. Banyak wilayah terdampak yang masih membutuhkan distribusi logistik, layanan kesehatan, pembersihan lingkungan, hingga perbaikan akses jalan yang masih terputus.

Ia menyoroti bahwa sejumlah gampong di Aceh Utara belum terjangkau secara maksimal dan perlu menjadi fokus utama dalam tahapan penanganan lanjutan oleh SKPA dan seluruh perangkat pemerintah.

Baca Juga :  DPRA Gelar Paripurna Penyampaian Raqan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA TA 2024

Selain itu, Bunda Salma juga menaruh perhatian besar terhadap kondisi Kecamatan Sawang, yang membutuhkan pembangunan delapan jembatan darurat untuk memulihkan mobilitas masyarakat.

Ia menyampaikan dukungan penuh atas instruksi Mualem agar seluruh SKPA bergerak cepat dan memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran. “Kami di DPRA siap mengawal proses pemulihan ini. Yang paling penting, masyarakat harus selamat, terlindungi, dan segera kembali hidup normal,” tegasnya. [Adv]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Fraksi Gerindra DPRK Banda Aceh Dorong APBK 2026 Fokus Kesejahteraan Rakyat

Aceh

Sekda Aceh dan Forbes DPR/DPD RI Gelar Pembahasan Perubahan UUPA dan Dana Otonomi Khusus

Parlementarial

DPR Aceh Dukung Langkah Mualem Gaet Investasi dari Uni Emirat Arab

Daerah

DPRA Minta Pemerintah Serius Tangani Permasalahan TPPO  

Parlementarial

Heboh Razia Plat BL, DPRA Angkat Bicara 

Aceh Besar

Wakili Pj Bupati, Kadisparpora Aceh Besar Tutup Turnamen DJBC Boxing Cup I 2025

Parlementarial

Tuanku Muhammad Resmikan Balai Pengajian Taklimul Ummat di Lamgugob

Parlementarial

Rapat Paripurna DPRA Bahas Reposisi Banggar dan Laporan Pembahasan Raqan Prolega Aceh 2025