ACEH TAMIANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang mempercepat proses finalisasi data by name by address (BNBA) tahap III. Langkah ini dilakukan sebagai dasar penyaluran bantuan stimulan rumah bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang, Iman Suhery, menyampaikan bahwa pemerintah kembali memercayakan tugas pendataan stimulan rumah SK enam kepada para datok penghulu (kepala desa) beserta perangkat kampung yang bertindak sebagai enumerator.
“Kami mengapresiasi datok penghulu beserta perangkatnya yang selama ini telah berperan aktif dalam penanganan pendataan stimulan rumah, mulai dari SK satu hingga SK lima,” ujar Iman Suhery di Aceh Tamiang, Rabu.
Percepatan ini ditandai dengan digelarnya rapat verifikasi dan validasi (vervali) calon BNBA tahap III di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan tersebut diikuti oleh para camat, kompilator kecamatan, serta unsur pemerintahan kampung yang menjadi ujung tombak pendataan di lapangan.
Menurut pria yang akrab disapa Bayu tersebut, keterlibatan aparatur kampung sangat krusial karena mereka memahami kondisi riil masyarakat di wilayahnya masing-masing. Hal ini penting agar proses verifikasi dan validasi menghasilkan data yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam pelaksanaan vervali tahap III ini, setiap datok penghulu dan perangkatnya diminta mengisi formulir khusus guna memastikan tidak ada warga terdampak yang terlewat dari daftar penerima bantuan.
“Verifikasi dan validasi ini dilakukan agar data yang sebelumnya belum terdata dapat dimasukkan secara akurat. Datok penghulu nantinya akan ditetapkan melalui surat keputusan sebagai bagian dari proses pendataan,” jelas Bayu.
Terkait alur pendataan, data calon BNBA tahap III diserahkan terlebih dahulu kepada kompilator di tingkat kecamatan sebelum diteruskan ke masing-masing datok penghulu untuk diverifikasi secara langsung di lapangan.
Berdasarkan data resmi BPBD Aceh Tamiang, jumlah calon penerima bantuan pada BNBA tahap III mencapai 15.640 Kepala Keluarga (KK). Sementara itu, sebanyak 58.713 KK sudah masuk dalam daftar penerima bantuan pada periode SK satu hingga SK lima.
“Total penerima pada SK satu sampai SK lima sebanyak 58.713 KK, sedangkan untuk calon BNBA tahap III terdapat 15.640 KK yang akan diverifikasi dan divalidasi oleh datok penghulu. Kami menargetkan seluruh proses ini dapat difinalisasi pada akhir Agustus,” tegasnya.
Pihak BPBD berharap keterlibatan aktif pemerintah kampung dalam verifikasi data ini dapat melahirkan basis data yang valid, sehingga penyaluran bantuan stimulan rumah dapat tepat sasaran dan seluruh warga terdampak memperoleh haknya.
Editor: Redaksi









