Home / Politik

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Misbahul Munir Alias Rahul Jadi Calon Tunggal Ketum PNA Periode 2026–2031

REDAKSI

Misbahul Munir alias Rahul ditetapkan sebagai calon tunggal Ketua Umum Partai Nanggroe Aceh (PNA) periode 2026–2031 dalam Kongres II PNA di Banda Aceh.

Misbahul Munir alias Rahul ditetapkan sebagai calon tunggal Ketua Umum Partai Nanggroe Aceh (PNA) periode 2026–2031 dalam Kongres II PNA di Banda Aceh.

BANDA ACEH — Misbahul Munir alias Rahul menjadi calon tunggal Ketua Umum (Ketum) Partai Nanggroe Aceh (PNA) periode 2026–2031 dalam Kongres II PNA yang diselenggarakan di Banda Aceh.

Ketua Pelaksana Kongres II PNA, Tgk Nurdin Ramli, menyampaikan bahwa hingga masa pendaftaran resmi ditutup pada Kamis (6/8/2026), hanya ada satu kandidat yang mendaftarkan diri dan telah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan pencalonan.

“Cuma satu calon yang mendaftar hingga ditutup masa pendaftaran. Dan juga sudah memenuhi syarat,” ujar Nurdin pada Sabtu (8/8/2026).

Baca Juga :  Pembuatan Undang-undang Penyadapan Dimulai,DPR Fokus Pada Pencegahan Penyalahgunaan

Proses pendaftaran Rahul sebelumnya berlangsung di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, pada Senin (3/8/2026). Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PNA Aceh Utara tersebut menyerahkan berkas pencalonan yang diterima langsung oleh Ketua Steering Committee (SC) Kongres II PNA, Zamzami A Rani (Abu Tausi), bersama jajaran SC dan panitia pelaksana.

Saat pertama kali mendaftar, Rahul membawa 18 surat dukungan dari DPW PNA kabupaten/kota. Angka tersebut terus bertambah hingga kini mengantongi 19 surat dukungan, jauh melampaui batas minimal persyaratan calon ketua umum yang hanya membutuhkan 7 surat dukungan DPW.

Baca Juga :  Heboh Razia Plat BL, DPRA Angkat Bicara 

“Jadi hanya ada calon tunggal, udah habis diborong dukungan, karena syarat minimal untuk mencalonkan sebagai ketua harus ada 7 surat dukungan dari DPW, sedangkan calon ini sudah ada 19 surat dukungan,” jelas Nurdin.

Kongres II PNA ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 8–9 Agustus 2026. Rangkaian acara puncak kongres mulai dibuka pada Sabtu malam, sedangkan agenda utama Musyawarah Besar (Mubes) dilaksanakan pada Minggu.

Baca Juga :  Wali Kota Langsa Kritik Keputusan Kepala BPBD Mundur Sebelum Bantuan Tersalurkan

Nurdin berharap seluruh helatan Kongres II PNA dapat berjalan lancar serta menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan Aceh.

“Kita berharap semoga Kongres II ini dapat berjalan sukses, dan tentunya dapat melahirkan figur terbaik dan bisa menetapkan program pro rakyat menuju Aceh Baru yang lebih baik secara ekonomi, demokratis dan modern,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Politik

Mengunci Masa Depan Perdamaiaan: Wali Nanggroe Turun ke Aceh Jaya, Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki & UUPA

Politik

Pj Bupati Pidie Jaya dan Bupati Terpilih Bahas Pembentukan Tim Penyusunan RPJMD

Parlementarial

Daniel Abdul Wahab Dukung Langkah Mualem Surati Presiden, untuk Selesaikan Tanah Blang Padang

Politik

Ketua DPW PAN Aceh: Aplikasi Polri Presisi Mudahkan Pelayanan kepada Masyarakat  

Politik

Pengamat: Korban Banjir Aceh Jangan Hanya Diberi Janji

Politik

Dua Dekade MoU Helsinki, Implementasi Kewenangan Aceh Masih Menjadi Tantangan

Politik

Ketua DPRA Panggil Kepala Bappeda dan DPKA, Pertanyakan Lambatnya Realisasi APBA 2025

Politik

TTI Dukung Pembentukan Badan Khusus Pengelola Dana Otsus Aceh