LHOKSEUMAWE — Tahapan kampanye Pemilihan Keuchik Serentak (Pilchiksung) 2026 di Kota Lhokseumawe resmi dimulai. Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Lhokseumawe, Safriadi, mengingatkan seluruh calon keuchik dan tim pendukung untuk menjaga kondusivitas serta menghindari praktik politik uang.
Safriadi mengimbau agar masa kampanye dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian visi, misi, dan program kerja secara santun, tertib, dan bermartabat tanpa adanya provokasi maupun fitnah. Menurutnya, Pilchiksung merupakan momentum penting bagi masyarakat gampong untuk memilih pemimpin yang mampu membawa kemajuan dan kesejahteraan.
“Berkompetisilah secara sehat, tanpa provokasi, tanpa fitnah, tanpa politik uang, dan tanpa memecah persaudaraan. Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi persatuan dan kedamaian masyarakat gampong harus tetap menjadi yang utama,” ujar Safriadi, Senin, 7 September 2026.
Masa kampanye ini akan berlanjut hingga hari pemungutan suara yang dijadwalkan pada 20 September 2026.
Safriadi juga menekankan agar Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) bekerja secara profesional, independen, dan transparan sesuai aturan yang berlaku. Ia mengajak seluruh masyarakat Lhokseumawe untuk menggunakan hak pilih secara bijak demi suksesnya Pilchiksung yang aman, damai, dan demokratis.***
Penulis: Nazarullah
Editor: Dahlan









