Home / Ekbis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:57 WIB

OJK dan PNM Berkolaborasi Perkuat Akses Layanan Keuangan UMKM di Aceh

REDAKSI

OJK Provinsi Aceh dan PT Permodalan Nasional Mandiri (PNM) berkolaborasi memperkuat akses layanan keuangan bagi UMKM di Aceh.

OJK Provinsi Aceh dan PT Permodalan Nasional Mandiri (PNM) berkolaborasi memperkuat akses layanan keuangan bagi UMKM di Aceh.

Banda Aceh — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjalin kerja sama dengan PT Permodalan Nasional Mandiri (PNM) untuk memperkuat akses layanan keuangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah ini dilakukan agar UMKM di Provinsi Aceh dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

Kepala OJK Provinsi Aceh, Daddi Peryoga, menyampaikan bahwa penguatan akses tersebut dibarengi dengan peningkatan literasi keuangan. Hal ini bertujuan agar pelaku UMKM dapat memanfaatkan produk serta layanan keuangan secara tepat dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  Harga Gabah Melejit di Aceh Besar, Kini Capai Rp 8.200 Per Kg

“Penguatan literasi dan pengembangan kapasitas usaha menjadi penting agar akses keuangan dapat dimanfaatkan secara produktif dan berkelanjutan,” ujar Daddi dalam kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha yang diikuti 100 perempuan pelaku UMKM nasabah PNM Mekaar di Banda Aceh, Rabu.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Deputi Komisioner Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Jasmi.

Daddi memaparkan, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2026, indeks inklusi keuangan di Aceh telah mencapai 96,43 persen, sedangkan indeks literasi keuangannya berada di angka 66,33 persen. Angka tersebut menunjukkan akses masyarakat ke layanan keuangan sudah membaik, tetapi masih ada gap dengan tingkat pemahaman keuangannya.

Baca Juga :  Listrik Padam, KADIN Aceh Tuding PLN Tak Serius

OJK memberikan apresiasi kepada PNM atas pendekatan pembiayaan yang disertai pendampingan usaha. Pendekatan ini dinilai tidak hanya memberikan modal, tetapi juga meningkatkan kemampuan UMKM dalam mengelola keuangan dan memajukan bisnis mereka.

Pada kesempatan yang sama, Jasmi menegaskan bahwa program pengembangan kapasitas usaha ini menjadi ruang belajar bagi UMKM untuk meningkatkan akses keuangan. Menurutnya, pendampingan usaha memberikan nilai tambah berupa pengetahuan, keterampilan, dan rasa percaya diri bagi pelaku usaha.

Baca Juga :  QR Antar Negara BYOND by BSI Siap Digunakan di China

Ia menambahkan, pembiayaan harus dibarengi dengan pengelolaan keuangan yang disiplin, pencatatan transaksi yang rapi, pemahaman kebutuhan pasar, serta penggunaan teknologi digital. Jangkauan pembiayaan PNM yang luas diharapkan terus diimbangi dengan pendampingan dan literasi yang berkualitas demi kesejahteraan masyarakat.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Pj Wali Kota Tekankan Pentingnya Kolaborasi Antara Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Harga

Ekbis

Pemko Banda Aceh dan Koperasi HIKMAH Teken Kesepakatan Hilirisasi Nilam

Berita

BSI dan Wali Nanggroe Bahas Kolaborasi Pembangunan Aceh

Ekbis

Menteri ESDM Lantik Mawardi Nur Jadi Kepala BPMA Gantikan Nasri Djalal

Ekbis

Ketua TP PKK Aceh Besar Kunjungi Stand Sarung Tenun Samarinda di Festival UMKM Rakernas X PKK 2025

Ekbis

Bank Indonesia: Kebijakan DHE SDA Sudah Datangkan Devisa Rp 374,94 Triliun

Aceh

BPKA Ajak Pemilik Kendaraan Bermotor di Aceh Mutasi ke Plat BL

Berita

Bank Aceh dan Go-King Salurkan Bantuan Sembako untuk Anak Yatim di Dayah Nurul Huda