ACEH SELATAN – Ketua Komisi III DPRK Aceh Selatan, Idrus TM, mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Selatan untuk segera mengumumkan hasil uji laboratorium terkait dugaan pencemaran Sungai Krueng Luas di Kecamatan Trumon Timur yang diduga melibatkan aktivitas PT Aceh Trumon Anugrah Kita (ATAK).
Meskipun sampel air dan limbah yang dikirim ke Banda Aceh dikabarkan sudah keluar, DLH hingga kini belum mempublikasikannya karena masih melakukan telaah teknis. Idrus menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh menahan informasi yang berkaitan langsung dengan keselamatan warga dan kelestarian lingkungan.
“DLH harus terbuka kepada masyarakat. Jika hasil tesnya sudah keluar, segera diumumkan, buka semua dokumennya. Jangan ada informasi yang ditahan,” tegas Idrus TM, Rabu (2/9/2026).
Langkah transparan ini dinilai penting untuk meredam keresahan warga yang bergantung pada aliran sungai untuk pemenuhan kebutuhan harian dan perikanan, sekaligus mencegah munculnya spekulasi liar di tengah publik. Idrus juga meminta agar dokumen hasil laboratorium disajikan secara utuh, bukan sekadar kesimpulan akhir.
Menanggapi desakan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Aceh Selatan, Kasputra, membenarkan bahwa hasil uji laboratorium telah mereka terima dan selesai dianalisis oleh tim teknis.
“Benar, hasil tes laboratorium sampel air Sungai Krueng Luas yang dikirim ke Banda Aceh beberapa waktu lalu sudah keluar. Kemarin sore sudah selesai ditelaah dan dianalisis oleh staf teknis kita. Insyaallah besok pagi kita rilis hasilnya,” jelas Kasputra.
Pihak DLH berjanji akan menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut secara resmi melalui konferensi pers setelah seluruh proses evaluasi data selesai, seraya meminta publik dan media untuk bersabar menunggu rilis resmi.
Penulis: Nazarullah
Editor: Dahlan









