Home / Peristiwa

Jumat, 4 September 2026 - 14:41 WIB

Gempa M 7,7 Nagekeo: BNPB Catat 20 Orang Tewas dan 21.952 Warga Mengungsi

REDAKSI

Gempa M 7,7 di Nagekeo, NTT menewaskan 20 orang dan menyebabkan 21.952 jiwa mengungsi. Data BNPB per Kamis (3/9/2026) menyebut korban meninggal tersebar di 5 kecamatan, dengan luka berat 34 orang dan luka ringan 133 orang.

Gempa M 7,7 di Nagekeo, NTT menewaskan 20 orang dan menyebabkan 21.952 jiwa mengungsi. Data BNPB per Kamis (3/9/2026) menyebut korban meninggal tersebar di 5 kecamatan, dengan luka berat 34 orang dan luka ringan 133 orang.

Nagekeo – Bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyisakan dampak yang sangat besar. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 20 orang meninggal dunia dan 21.952 jiwa terpaksa mengungsi.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Tenaga Ahli BNPB, Marsda TNI (Purn) Oka Prawira, yang didampingi oleh Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, dalam konferensi pers di Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Nagekeo pada Jumat (4/9/2026).

“Berdasarkan laporan tim pendamping BNPB pada bencana gempa bumi di Nagekeo dan pembaruan data pada Kamis (3/9/2026), jumlah korban meninggal adalah 20 orang dan pengungsi berjumlah 21.952 jiwa,” ungkap Oka.

Baca Juga :  Dua Rumah dan Satu Kios Terbakar di Sukaramai, Diduga Karena Korsleting Listrik

Rincian Korban dan Sebaran Pengungsi

Selain korban meninggal dunia, BNPB juga mencatat adanya puluhan warga yang terluka akibat guncangan gempa ini.

Korban Luka: 34 orang mengalami luka berat dan 133 orang mengalami luka ringan.

Korban Meninggal (20 Orang): Tersebar di lima kecamatan, yakni Kecamatan Boawae (8 orang), Aesesa (7 orang), Nangaroro (3 orang), serta Kecamatan Aesesa Selatan dan Mauponggo (masing-masing 1 orang).

Sementara itu, 21.952 jiwa yang mengungsi berasal dari 5.488 Kepala Keluarga (KK). Mereka saat ini tersebar di 113 desa/kelurahan yang mencakup tujuh kecamatan, dengan rincian sebaran wilayah.

  • Boawae: 27 desa/kelurahan
  • Nauponggo: 21 desa/kelurahan
  • Nangaroro: 19 desa/kelurahan
  • Aesesa: 18 desa/kelurahan
  • Keo Tengah: 16 desa/kelurahan
  • Aesesa Selatan: 7 desa/kelurahan
  • Wolowae: 5 desa/kelurahan
Baca Juga :  Kapolresta Banda Aceh Pimpin Razia, 30 Sepmor dan 10 Botol Miras Diamankan

Oka menjelaskan bahwa dari total pengungsi tersebut, baru sebanyak 1.731 KK atau 6.924 jiwa yang telah teridentifikasi secara pasti di tujuh kecamatan tersebut. “Catatan pengungsi ini masih bersifat dinamis karena proses identifikasi terus berjalan di lapangan,” jelasnya.

Dampak Kerusakan Infrastruktur

Baca Juga :  Angin Kencang Melanda Aceh Besar: 7 Rumah dan 1 Ruko Rusak, BPBD Imbau Warga Waspada

Dampak gempa M 7,7 ini juga menyebabkan kerusakan masif pada hunian warga. Berdasarkan hasil verifikasi tim di lapangan, terdapat total 13.217 rumah yang terdampak. Rincian tingkat kerusakannya adalah sebagai berikut:

  • Rusak Berat: 211 rumah
  • Rusak Sedang: 1.540 rumah
  • Rusak Ringan: 3.243 rumah
  • Tidak Masuk Kriteria Kerusakan: 8.223 rumah

Khusus untuk 211 unit rumah yang mengalami rusak berat, sebarannya meliputi Kecamatan Aesesa (89 unit), Mauponggo (31 unit), Nangaroro (27 unit), Boawae (26 unit), Keo Tengah (15 unit), Wolowae (12 unit), dan Aesesa Selatan (11 unit).

Penulis: Tika Fitri Lestari

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Bangkai Gajah Sumatra Ditemukan di Kampung Kaloy Aceh Tamiang, Penyebab Masih Diselidiki

Peristiwa

Dua Rumah dan Satu Kios Terbakar di Sukaramai, Diduga Karena Korsleting Listrik

Pemko Banda Aceh

Angin Kencang Tumbangkan Tiang Lampu dan CCTV di Ulee Lheue, Diskominfotik Banda Aceh Langsung Amankan Lokasi

Peristiwa

Polisi Selidiki Penyebab Terbakarnya Dua Ruko, Rumah Hingga Warkop di Lamteumen Timur Banda Aceh

Berita

Angin Kencang Landa Aceh Besar,Pohon Tumbang di Tiga Lokasi

Peristiwa

Pencarian Warga Banda Aceh yang Tenggelam di Pantai Lhok Ketapang Belum Membuahkan Hasil

Peristiwa

Waspada! Modus Penipuan Catut Nama Ketua PWI Aceh, Begini Kronologinya

Peristiwa

Kebakaran Hebat di Kluet Utara: 13 Ruko Hangus Dilahap Si Jago Merah