Home / Peristiwa

Minggu, 8 November 2026 - 16:28 WIB

Banjir Rendam Gayo Lues: Rumah Warga Hanyut dan Jembatan Rusak Berat Akibat Sungai Meluap

REDAKSI

Hujan lebat sejak Sabtu (7/11) pukul 17.00 WIB hingga Ahad (8/11) dini hari yang memicu meluapnya sungai di Pintu Rime.

Hujan lebat sejak Sabtu (7/11) pukul 17.00 WIB hingga Ahad (8/11) dini hari yang memicu meluapnya sungai di Pintu Rime.

BANDA ACEH — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Gayo Lues sejak Sabtu (7/11/2026) pukul 17.00 WIB hingga Ahad (8/11/2026) dini hari, memicu meluapnya aliran sungai di kawasan Pintu Rime. Akibatnya, dua desa di dua kecamatan yang berbeda terendam banjir sejak pukul 02.00 WIB.

Berdasarkan laporan Pusdalops Media Center Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) yang disampaikan oleh Haslinda Juwita kepada awak media pada Ahad pagi, dampak terparah terjadi di Desa Pertik, Kecamatan Pining, di mana beberapa rumah warga dilaporkan hanyut terbawa derasnya arus air.

Baca Juga :  Belum Setahun Pasca Bencana Besar, Longsor Kembali Terjadi di Silih Nara

Selain merendam dan menghanyutkan pemukiman warga, terjangan banjir bandang ini juga merusak infrastruktur vital. Satu unit jembatan gantung di Desa Pertik mengalami kerusakan berat, sementara satu unit jembatan lainnya mengalami pengikisan struktur di Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang.

Baca Juga :  Tiga Titik Tanggul Krueng Peutoe di Aceh Utara Jebol, Warga Diminta Waspada Ancaman Banjir

BPBA juga melaporkan bahwa fasilitas publik berupa satu unit Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi di Desa Pertik turut mengalami kerusakan akibat tersapu banjir dini hari tadi.

Hingga saat ini, aparat gabungan bersama petugas kebencanaan masih memfokuskan upaya pendataan terhadap para korban terdampak. Berdasarkan laporan sementara, dipastikan belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Banjir Susulan Rendam 17 Gampong di Pidie Jaya, Warga Siaga di Tengah Genangan Lumpur

“BPBD Kabupaten Gayo Lues berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Pining, Perangkat Desa Pertik, TNI/Polri, serta unsur SAR untuk melakukan kaji cepat (assesmen) dan pendataan terhadap dampak material,” tulis Haslinda dalam keterangan resminya.

Penulis: Hidayat. S

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Angin Kencang Porak- Porandakan Rumah Warga Lhoong

Peristiwa

Operasi SAR Erupsi Gunung Dukono Berakhir: Seluruh Korban Hilang Berhasil Dievakuasi

Peristiwa

Puluhan Murid SD dan TK di Simpang Mamplam Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis

Peristiwa

Geger, Petugas Kebersihan Unand Ditemukan Tewas Tergantung di Kawasan Hutan Biologi Kampus

Peristiwa

Gempa M 7,7 Nagekeo: BNPB Catat 20 Orang Tewas dan 21.952 Warga Mengungsi

Berita

Polda Aceh selidiki kecelakaan maut di Seulawah

Peristiwa

Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Bener Meriah Selasa Pagi

Peristiwa

Sembilan Bangunan dan Lapak Dibongkar di Pintu Bandara SIM